Sabtu, 24 Oktober 2026
10:09 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Kembang Kertas

Kembang Kertas

film Indonesia tahun 1984

Bagikan:
Kembang Kertas
Kembang_Kertas.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
SutradaraSlamet Rahardjo
ProduserSlamet Rahardjo
Ditulis olehPutu Wijaya
PemeranLenny Marlina
Zaenal Abidin
Herman Felani
Ria Irawan
Rima Melati
Gito Rollies
Dewi Yull
Penata musikEros Djarot
Durasi100 menit
NegaraIndonesia
BahasaIndonesia

Kembang Kertas adalah film drama Indonesia yang memenangkan Piala Citra sebagai Film Terbaik dan Sutradara Terbaik untuk Slamet Rahardjo pada Festival Film Indonesia 1985. Film ini diangkat dari novel karya Putu Wijaya dengan judul yang sama.

Sinopsis

Karena dorongan istrinya (Rima Melati), Prabowo (Zaenal Abidin) memasuki bisnis bahaya dan dijebloskan ke penjara. Sementara menunggu pengadilan, Prabowo dibebaskan oleh Wahyuni (Lenny Marlina) kawan kongsinya. Ia seorang janda cerai yang mencintainya. Rini (Dewi Yull) dan Ani (Ria Irawan) anak-anak Prabowo mengalami guncangan karena harus pindah dari rumah mewah ke rumah susun sederhana.

Narkotik dan perek merupakan pelampiasan mereka, ibunya sakit-sakitan, dan Wahyuni mencoba mengangkangi Prabowo. Setelah terbongkar masalahnya, Wahyuni rela Prabowo kembali ke keluarga, Rini mencoba menjadi fotografer mengikuti pacarnya Anton (Herman Felani) yang juga pemuda frustrasi. Mereka berkesempatan menjadi pemandu wisata di Bali. Wartawan (Bangun Sugito) mengaku mau jadi ”saksi kehidupan”.[1]

Penghargaan dan nominasi

Penghargaan Tahun Kategori Penerima Hasil Ref.
Festival Film Indonesia 1985 Film Cerita Panjang Terbaik Harris Lasmana Menang
Sutradara Terbaik Slamet Rahardjo Menang
Pemeran Utama Pria Terbaik Zainal Abidin Nominasi
Pemeran Utama Wanita Terbaik Dewi Yull Nominasi
Pemeran Pendukung Wanita Terbaik Lenny Marlina Nominasi
Ria Irawan Nominasi
Penulis Skenario Terbaik Putu Wijaya Menang
Pengarah Sinematografi Terbaik Tantra Surjadi Nominasi
Penyunting Gambar Terbaik Benny MS Menang
Pengarah Artistik Terbaik Adji Mamat Borneo Nominasi
Penata Suara Terbaik Zakaria Rasyid Menang
Penata Musik Terbaik Franki Raden Nominasi

Referensi

Pranala luar

Penghargaan dan prestasi
Didahului oleh:
Di Balik Kelambu
(1983)
Film Bioskop Terbaik
(Festival Film Indonesia)

1985
Diteruskan oleh:
Ibunda
(1986)
1950-an
hingga
1970-an
1980-an
1990-an
2000-an
2010-an
2020-an
Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan