Kamis, 08 Oktober 2026
09:39 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Kelupis

Kelupis

makanan tradisional khas Brunei dan Malaysia Timur

Bagikan:
Kelupis
250px-Kelupis.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kelupis yang dibungkus dengan daun licuala grandis.
JenisMakanan ringan (Kuih)
Tempat asal Brunei,  Malaysia
Daerah Sabah,  Sarawak,  Brunei
Dibuat olehMelayu Brunei , Lun Bawang/Lundayeh, Bisaya dan Bajau[1]
Bahan utamaTepung ketan, gula jawa

Kelupis (yang secara harfiah diterjemahkan sebagai "glutinous rice rolls" dalam Bahasa Inggris)[2] adalah kuih tradisional untuk Lun Bawang, orang Melayu Brunei di negara Brunei[3] dan di negara bagian Sabah dan Sarawak di Malaysia.[4][5] Hidangan ini juga merupakan makanan ringan tradisional untuk orang Bisaya, sementara untuk orang Lun Bawang/Lundayeh, penganan ini dibuat dalam jumlah besar terutama pada saat upacara pernikahan adat.[1]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 "Rice in Many Forms (Kelupis)". New Sabah Times. hlm. 6. Diarsipkan dari asli tanggal 9 Mei 2015. Diakses tanggal 12 Oktober 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Tamara Thiessen (2012). Borneo: Sabah - Brunei - Sarawak. Bradt Travel Guides. hlm. 145–. ISBN 978-1-84162-390-0. Diakses tanggal 17 Agustus 2013.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Abd. Latip Talib (2006). Beraraklah awan pilu (dalam bahasa Melayu). Utusan Publications. hlm. 127–. ISBN 978-967-61-1899-8. Diakses tanggal 17 Agustus 2013.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Kebudayaan (Brunei)" (dalam bahasa Melayu). Papar District Office. Diarsipkan dari asli tanggal 26 Oktober 2004. Diakses tanggal 17 Agustus 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "An encounter with 'Kuih Kelupis'". Borneo Post Online. 13 Maret 2011. Diakses tanggal 17 Agustus 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan