Selasa, 03 November 2026
14:15 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Kelenjar bisa

Kelenjar bisa

Bagikan:
250px-20200215_Remipedia_Nectiopoda_maxillula_first_maxilla_venom_delivery_system.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Contoh kelenjar bisa artropoda seperti yang terlihat di Remipedia Nectiopoda

Kelenjar bisa adalah berbagai macam kelenjar liur pada artropoda dan reptil yang dimodifikasi untuk menghasilkan bisa dan menyimpannya tanpa membahayakan organisme itu sendiri.[1][2]

Detail

Pada reptil, kelenjar ini dicirikan oleh kemampuannya untuk mensintesis bisa, menyimpan bisa dalam jangka waktu lama, menstabilkan bisa saat berada di dalam kelenjar itu sendiri, dan dengan cepat mengaktifkan toksin setelah dikeluarkan dari kelenjar.[1] Namun, pada serangga, khususnya beberapa serangga parasitoid dalam genus Hymenoptera, kelenjar bisa telah terbukti memiliki fungsi tambahan seperti pengaturan respons imun, kelumpuhan, kastrasi, dan perubahan perkembangan inang parasit.[2]

Referensi

  1. 1 2 Mackessey, Stephen (April 1, 2022). "Venom production and secretion in reptiles". Journal of Experimental Biology. 225 (7). doi:10.1242/jeb.227348. PMID 35363854.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 Cusumano, Antonino (Februari 22, 2018). "First extensive characterization of the venom gland from an egg parasitoid: structure, transcriptome and functional role". Journal of Insect Physiology. 107: 68–80. doi:10.1016/j.jinsphys.2018.02.009.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan