Minggu, 18 Oktober 2026
07:18 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Kekep hitam

Kekep hitam

spesies burung

Bagikan:
Kekep hitam
250px-Black_faced_woodswallow_7.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
A. cinereus
Nama binomial
Artamus cinereus
Vieillot, 1817
Artikel takson sembarang

Kekep hitam (Artamus cinereus) adalah spesies burung kekep dalam famili Artamidae. Burung pengembara dari Australia, di Pulau Papua hanya tercatat di daerah Trans-Fly dan juga di Nusa Tenggara Timur.[2]

Persebaran dan subspesies

Terdiri dari lima subspesies, dengan daerah persebaran:[2]

  1. A. c. melanops (Gould, 1865), tersebar di Australia daratan bagian utara, tengah, dan tenggara.
  2. A. c. cinereus (Vieillot, 1817), tersebar di Australia bagian barat daya.
  3. A. c. dealbatus (Schodde & Mason, 1999), tersebar di Queensland bagian tengah sisi timur.
  4. A. c. perspicillatus (Bonaparte, 1850), tersebar di Pulau Timor, Leti dan Kepulauan Sermata, di timur Sunda Kecil.
  5. A. c. normani ( Mathews, 1923), tersebar di Pulau Papua bagian tengah sisi selatan dan Australia timur laut (Semenanjung Cape York bagian tengah dan utara, dan Queensland daratan timur laut).
Kekep hitam

Tempat hidup dan kebiasaan

Hidup di savana dan daratan terbuka yang ditumbuhi tumbuhan pandan (Pandanus spp.) dan semak-perdu, juga di daerah pedesaan yang terbuka dengan tutupan rumput yang tersebar, sawah-sawah luas yang berpohon jarang, dan kadang di tepi hutan bakau sampai ketinggian 300 m dpl.[2]

Referensi

  1. ↑ "Artamus cinereus". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2013.2. International Union for Conservation of Nature. 2012. Diakses tanggal 26 November 2013. {{cite web}}: |ref=harv tidak valid; Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |last-author-amp=; Parameter tidak dikenal |authors= diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 "Kekep hitam". Kutilang Indonesia. Diakses tanggal 31 Maret 2014.[pranala nonaktif permanen]
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan