Selasa, 13 Oktober 2026
18:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Keju Jerman

Keju Jerman

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
250px-Limburger-K%C3%A4se.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Keju Limburger merupakan salah satu keju Jerman.

Keju Jerman adalah keju-keju tradisional yang diproduksi di negara Jerman. Para pembuat keju di Jerman telah mengembangkan lebih dari 150 jenis keju selama ratusan tahun.[1] Keju-keju dari Jerman kurang dikenal di luar negara tersebut karena sebagian besar keju tersebut meniru keju-keju negara Eropa lain.[1][2]

Sejarah

Strabo, seorang sejarawan Yunani pernah menyinggung mengenai suku Jerman kuno dalam bukunya Geographica.[3][4] Ia menjelaskan bahwa mereka hidup nomaden bersama ternak mereka dan memakan keju dari susu kuda.[4]

Pliny juga pernah menyebutkan bahwa bangsa Jerman yang selama berabad-abad mengonsumsi susu memilih untuk tidak membuat keju.[5] Tetapi mereka mengentalkan susu mereka dan mengubahnya menjadi cairan kental yang asam.[5] Ini merupakan buih susu yang mempunyai konsistensi lebih kental dari dadih.[5]

Pada tahun 1821, Josef Aurel Stadler memperkenalkan resep dan cara pembuatan keju Emmental kepada masyarakat Allgäu.[6] Masyarakat tersebut pun akhirnya mengembangkan keju yang dikenal dengan nama Allgäuer Emmentaler.[1][6]

Daerah produksi

Keju Jerman sebagian besar diproduksi di daerah Bavaria.[6] Daerah lainnya yang juga memproduksi keju adalah Schleswig-Holstein, Mecklenburg-Vorpommern dan Saxony-Anhalt.[6] Selain itu daerah Allgäu yang berada di selatan Jerman juga merupakan daerah penghasil keju yang terkenal.[6] Daerah memproduksi keju Allgäuer Emmentaler yang merupakan tiruan dari keju Emmental yang berasal dari Swiss.[6]

Daftar keju

Berikut ini adalah daftar keju-keju yang berasal dari Jerman:[2][6][7][8]

  • Allgäuer Emmentaler
  • Altenburger Ziegenkäse
  • Bavarian Bergkäse
  • Bergader
  • Bierkase
  • Bruder Basil
  • Butterkäse
  • Cambazola
  • Doppelrhamstufel
  • Edelpilz
  • Jermi Tortes
  • Klosterkaese
  • Limburger
  • Mainzer
  • Münster
  • Quark
  • Romadur / Romadurkäse
  • Tilsiter
  • Weichkaese
  • Wilstermarsch

Lihat pula

Rujukan

  1. 1 2 3 (Inggris) German Cheese: Bierkaese, Cambazola and More, I Love Cheese. Diakses pada 30 April 2010.
  2. 1 2 (Inggris) Harbutt, Juliet (2006). The World Encyclopedia of Cheese. Anness Publishing Ltd. ISBN 978-1-84309-960-4. Page 109-111.
  3. ↑ (Inggris) Strabo Biography, Book Rags. Diakses pada 1 Mei 2010.
  4. 1 2 (Inggris) "Classical Records and German Origins" (PDF). Finck ,William. 2007. Diakses tanggal 1 Mei 2010.
  5. 1 2 3 (Inggris) Tacitus, Caius Cornelius (2007). The Germany and the Agricola of Tacitus. BiblioBazaar.{{cite book}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=
  6. 1 2 3 4 5 6 7 (Inggris) Guide to German Cheese & Dairy Products Diarsipkan 2011-05-20 di Wayback Machine, German Foods. Diakses pada 1 Mei 2010.
  7. ↑ (Inggris) Cheese by Countries:Germany Diarsipkan 2010-05-07 di Wayback Machine, Cheese.com. Diakses pada 1 Mei 2010.
  8. ↑ (Inggris) Iburg, Anne (2004). Dumont's Lexicon of Cheese. Rebo International b.v., Lisse, The Netherlands. ISBN 978-90-366-1689-8. Page 160,168, 230.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan