Jumat, 30 Oktober 2026
00:19 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kedasi australia

Kedasi australia

Spesies burung

Bagikan:
Kedasi australia
250px-Horsfield%27s_Bronze_Cuckoo_0A2A3435.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Cuculiformes
Famili: Cuculidae
Genus: Chalcites
Spesies:
C. basalis
Nama binomial
Chalcites basalis
(Horsfield, 1821)

Kedasi australia[2] (Chalcites basalis) adalah sebuah spesies kedasi kecil pada famili Cuculidae. Bobot rata-ratanya adalah 22 g (0,78 oz)[3] dan dapat dicirikan dengan warna hijau dan tembaga iridesensi di punggungnya, serta penggarisan cokelat yang tidak sempurna pada leher dan ekornya. Kedasi australia dapat dibedakan dari kedasi lainnya dengan alis putih dan garis mata cokelatnya.[4] Spesies ini umum dijumpai di sepanjang Australia, dan menyukai hidup di hutan terbuka kering.[5] Spesies ini sebelumnya ditempatkan di genus Chrysococcyx.

Referensi

  1. ↑ BirdLife International. (2024). "Chalcites basalis". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2024 e.T22683982A263601321. doi:10.2305/IUCN.UK.2024-2.RLTS.T22683982A263601321.en. Diakses tanggal 2 Maret 2025.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Horsfield's Bronze Cuckoo / Chalcites basalis photo call and song". dibird.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-08-22.
  3. ↑ Brooker, M.G.; Brooker, L.C. (1989a). "Cuckoo Hosts in Australia". Aust Zool Rev. 2: 1–67.
  4. ↑ Morcombe, Michael (2003). Field Guide to Australian Birds (Edisi second). Australia: Pascal Press. hlm. 192. ISBN 978-1-74021-417-9.
  5. ↑ Brooker, M.G; Brooker, L.C (1992). "Evidence for Individual Female Host Specificity in 2 Australian Bronze-Cuckoos (Chrysococcyx Spp)". Australian Journal of Zoology. 40 (5): 485–493. doi:10.1071/zo9920485.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan