Jumat, 23 Oktober 2026
11:22 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Katedral Mogadishu

Katedral Mogadishu

gereja di Somalia

Bagikan:
Katedral Mogadishu
Gereja Katedral Bunda Maria Penasihat yang Baik Mogadishu
bahasa Italia: Cattedrale di Nostra Signora di Buon Consiglio di Mogadiscio
250px-Cattedrale_di_Mogadiscio.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Katedral Mogadishu, reruntuhan, tahun 2022
osm-intl,13,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Katedral_Mogadishu&revid=29927114&groups=_5f5fa5ba50cbbe9f98c506393d36c96b48166bad&parser=parsoid
Informasi umum
LokasiMogadishu
NegaraSomalia
DenominasiGereja Katolik Roma
Sejarah
Didirikan1928
Arsitektur
StatusKatedral
Status fungsionalInaktif
ArsitekAntonio Vandone
GayaNorman-Gotik
Administrasi
ParokiKatedral
DekenatSomalia
KeuskupanMogadishu

Katedral Mogadishu yang bernama resmi Gereja Katedral Bunda Maria Penasihat yang Baik (bahasa Italia:Cattedrale di Mogadiscio) adalah sebuah gereja katedral Katolik yang terletak di Mogadishu, Somalia. Antara tahun 1928 dan 1991, katedral ini menjadi pusat kedudukan Keuskupan Mogadishu. Dibangun pada tahun 1928 oleh otoritas kolonial Italia, sebagian besar struktur Katedral Mogadishu tersebut dihancurkan pada tahun 2008 oleh kelompok militan Islam al-Shabaab. Pada tahun 2013, keuskupan mengumumkan rencana untuk merenovasi gedung tersebut.

Sejarah

Mogadischu_Cathedral.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Katedral Mogadishu, saat masih berdiri megah sebelum dihancurkan kelompok militan Islam, Al-Shabaab

Katedral Mogadishu dibangun pada tahun 1928 oleh otoritas Italia di bekas Somaliland Italia.[1] Dikenal sebagai Cattedrale di Mogadiscio, dibangun dengan gaya Norman Gotik, berdasarkan pada Katedral dari Cefalù, di Sisilia. Dibangun dalam waktu hampir enam tahun oleh otoritas Italia di bekas Somaliland Italia, di kawasan pusat ibu kota tidak jauh dari Istana Gubernur.

Memang benar, katedral ini dibangun sebagai yang terbesar di Afrika bagian timur atas perintah Cesare Maria De Vecchi, gubernur Somaliland Italia yang mempromosikan Kristenisasi masyarakat Somalia.[2] Dibangun antara tahun 1923 dan 1928 dan digunakan sebagai model "Katedral Cefalu" (di Sisilia utara), yang dibuat untuk memperingati penaklukan kembali Sisilia oleh umat Kristen dari Arab di abad ke-10.

Katedral ini dibuat dalam gaya Norman gaya Gotik, dirancang oleh arsitek Antonio Vandone. Fasadnya dibatasi ke samping oleh dua menara yang masing-masing tingginya 37,50 meter. Denah bangunannya adalah salib Latin; di dalamnya dibagi menjadi tiga bagian tengah yang dipisahkan oleh dermaga dengan lengkungan runcing.[3] Gereja dipercayakan kepada Consolata Missionaries, kemudian digantikan oleh Franciscans (Friars Minor).

Pada tahun 1989, menjelang pecahnya perang saudara di Somalia, Uskup terakhir Mogadishu, Salvatore Colombo, dibunuh oleh pemberontak bersenjata Islam saat merayakan Misa di katedral.[4] Pembunuhan Uskup Kolombo masih belum terpecahkan, meskipun ada seruan dari pejabat Somalia untuk penyelidikan kasus tersebut.

Situasi saat ini

250px-Pictures_from_an_armed_convoy_trip_in_Mogadishu.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Reruntuhan Katedral Mogadishu di tahun 2011 setelah dihancurkan oleh kelompok militan Islam, al-Shabaab

Setelah dihancurkan oleh kelompok militan Islam, al-Shabaab pada tahun 1991, Katedral Mogadishu tidak lagi digunakan secara rutin.[5] Pada akhir tahun 2008, sebagian besar bangunan katedral Katolik dihancurkan.[6]

Seorang koresponden BBC kemudian mengunjungi situs tersebut pada tahun 2012 dan melaporkan bahwa beberapa pengungsi internal telah membentuk tenda pemukiman di halaman katedral. Hal ini sangat kontras dengan banyaknya toko-toko baru yang dibuka di luar kota, di mana para pedagang, yang optimis terhadap stabilitas kota sejak penggulingan para pemberontak, mulai kembali mengiklankan dagangan mereka secara publik. Koresponden juga menyebutkan bahwa meskipun struktur katedral telah mengalami kerusakan parah karena atapnya hancur, dinding-dindingnya masih tegak, lengkungan-lengkungan batunya yang anggun masih terpasang, dan suasana umum tenang.[7]

Pada bulan April 2013, setelah mengunjungi situs tersebut untuk memeriksa kondisinya, keuskupan mengumumkan rencana untuk membangun kembali katedral dalam waktu dekat.[8]

Lihat juga

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan