Selasa, 20 Oktober 2026
11:01 WIB
TERKINI
Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau
Katedral Medan

Katedral Medan

gereja di Indonesia

Bagikan:
Katedral Medan
Gereja Katedral Santa Perawan Maria yang Dikandung Tanpa Noda di Medan
250px-Gereja_Katolik_Katedral_Medan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Katedral Medan
osm-intl,13,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Katedral_Medan&revid=29969101&groups=_7ad1c43e75e997e8c621fdf7150c95d2dffc3a7a&parser=parsoid
Informasi umum
LokasiJalan Pemuda 1, Aur, Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara
NegaraIndonesia
DenominasiGereja Katolik Roma
Situs webparokikatedralmedan.com
Sejarah
DedikasiSanta Perawan Maria yang Dikandung Tanpa Noda
Tanggal konsekrasi1 Januari 1879[1]
Arsitektur
StatusKatedral, gereja paroki
Status fungsionalAktif
Tipe arsitekturGereja
Administrasi
ParokiKatedral
DekenatMedan Katedral
Keuskupan AgungMedan
Klerus
Uskup AgungKornelius Sipayung, O.F.M. Cap.
Imam kepalaR.D. Sesarius Petrus Mau
PastorR.D. Jameslin Damanik
R.D. Frietz R. Tambunan
R.D. Benno Ola Tage[2]

Katedral Medan yang bernama resmi Gereja Katedral Santa Perawan Maria yang Dikandung Tanpa Noda adalah sebuah gereja katedral Katolik yang terletak di kota Medan, Sumatera Utara. Katedral ini merupakan pusat dan takhta kedudukan bagi Keuskupan Agung Medan.

Sejarah

Pada awal berdirinya tahun 1879, Gereja Katedral Medan adalah sebuah gubuk beratap daun rumbia dan ijuk tempat beribadat puluhan umat Katolik (yang mayoritas suku India-Tamil dan Belanda) di Jl Pemuda No 1 (dulu disebut dan dikenal sebagai Jl Istana). Melihat perkembangan jumlah umat yang pada tahun 1884 sudah berjumlah 193 orang, maka sejak tahun itu sudah dipikirkan bagaimana memperbaiki dan memperbesar gubuk beratap daun rumbia dan ijuk tersebut. Barulah pada tahun 1905, ketika umat Katolik sudah berjumlah 1200 orang, pembangunan Gereja yang sekarang ini mulai dilaksanakan. Pembangunan gereja pada tahun 1905 tersebut diprakarsai dan dilaksanakan oleh para Pastor Ordo Jesuit yang bekerja di Medan. Gereja Katedral ini pada waktu itu dibangun dengan dinding batu, beratap seng dan sebagian masih beratap daun rumbia dan ijuk serta diresmikan pada bulan Nopember tahun itu juga.

Mulai 30 Januari 1928, Gereja diperluas dengan menambah bagian panti imam, ruang pengakuan dosa serta dengan pelataran depan dan menara. Perluasan dan pembangunan permanent pada tahun 1928 tersebut dirancang oleh arsitek asal Belanda bernama Mr. Han Groenewegen dan dilaksanakan oleh Mr. Langereis. Hasil dari rancangan arsitek dan pelaksanakan tersebut yang dapat dilihat saat ini, yang menjadikan Gereja Katedral di Jl Pemuda No 1 Medan (dikenal dengan sebutan Gereja Katedral) sebagai salah satu bangunan tua bersejarah dan bernilai arsitek yang tinggi di kota Medan ini.

Ada satu bangunan tua lain di sisi kanan dari Gereja Katedral. Bangunan tersebut adalah rumah tempat tinggal para pastor yang biasa dikenal dengan sebutan pastoran. Pastoran Katedral dibangun pada tahun 1906 berdinding kayu dan juga beratap rumbia dan ijuk. Barulah dalam masa selama tahun 1964 – 1965 bangunan pastoran tersebut diganti dengan gedung permanen.

Sejarah bangungan terkait pastor-pastor

Tahun 1905 gedung gereja dibangun oleh para pater Jesuit; tanggal 3 Juli 1912 Pater Fischer S.J. meninggalkan pastoran ini setelah menyerahkan reksa Pastoral kepada Kapusin pertama.

Tanggal 30 Jan 1928 gereja diperluas 6 m (panti imamat) dengan Kapel permandian dan tempat pengakuan serta dengan latar depan & menara, yang dirancang oleh arsitek Han Groenewegen dan dilaksanakan oleh Langereis.

Pastor

Pastor-pastor yang pernah bertugas di Paroki Katedral Medan

  1. 1912 - 1915 P. Camillus Buil
  2. 1912 - 1916 P. Ferdinandus van Loon
  3. 1915 - 1917 P. Dionysius Pessers
  4. 1917 - 1926 P. Matheus de Wolf
  5. 1920 - 1921 P. Marinus Spanjers
  6. 1923 - 1934 P. Marcelinus Simons
  7. 1925 - 1928 P. Rupertus Verbrugge
  8. 1926 - 1936 P. Suitbertus Damen
  9. 1927 - 1932 P. Marinus Spanjers
  10. 1928 - 1931 P. Aemilius van der Zanden
  11. 1929 - 1931 P. Aurelius Kerkers
  12. 1931 - 1932 P. Sybrandus van Rossum
  13. 1932 - 1936 P. Ludgerus van der Sande
  14. 1935 - 1936 P. Ansfriedus Liefrink
  15. 1936 - 1937 P. Walterus Derksen
  16. 1936 - 1937 P. Nepomucenus Hamers
  17. 1936 - 1942 P. Aemilius van der Zanden
  18. 1937 - 1942 P. Dagobertus Sinnema
  19. 1937 - 1942 P. Ezechiel Vergeest
  20. 1946 - 1961 P. Aemilius van der Zanden
  21. 1946 - 1948 P. Chrysologus Timmermans
  22. 1946 - 1947 P. Arthur Jansen
  23. 1946 - 1947 P. Paternus van Litsenburg
  24. 1946 - 1948 P. Restitutus Joosten
  25. 1946 - 1947 P. Reginaldus Bleys
  26. 1946 - 1948 P. Marianus van der Acker
  27. 1947 - 1949 P. Werenfridus Joosen
  28. 1947 - 1951 P. Sybrandus van Rossum
  29. 1948 - 1950 P. Nepomucenus Hamers
  30. 1948 P. Nivardus Ansems
  31. 1948 - 1955 P. Odilo Wap
  32. 1949 P. Siegfridus van Dam
  33. 1950 - 1951 P. Justus Veltman
  34. 1950 - 1957 P. Ludgerus van der Sande
  35. 1951 - 1955 P. Walterus Derksen
  36. 1953 P. Ferrerius van den Hurk
  37. 1955 - 1971 P. Diego van den Biggelaar
  38. 1955 - 1967 P. Medardus Raateland
  39. 1958 - 1961 P. Fredericus Fijnaut
  40. 1961 P. Ilderfonsus van Straalen
  41. 1961 - 1962 P. Guido de Vet
  42. 1962 P. Theodoricus Schrijver
  43. 1962 - 1963 P. Siegfried van Dam
  44. 1963 - 1975 P. Bernardinus vander Laar
  45. 1963 - 1964 P. Wilbertus de Wit
  46. 1965 - 1967 P. Remigius Pennock
  47. 1965 P. Wiro van Diemen
  48. 1965 - 1966 P. Theodosius van Eijk
  49. 1966 - 1993 P. Canutus Mensink
  50. 1968 - 1974 P. Pius Datubara
  51. 1965 - 1973 P. Stephanus Krol
  52. 1973 - 1975 P. Remigius Pennock
  53. 1974 - 1975 P. Fidelis Sihotang
  54. 1975 - 1978 P. Paternus van Litsenburg
  55. 1979 - 1981 P. Hubertus Tamba
  56. 1980 - 1987 P. Gabriel Lumbantobing
  57. 1981 - 1985 P. Johannes Veldkamp
  58. 1981 - 1985 P. Johannes Simamora
  59. 1982 - 1986 P. Marcelinus Manalu
  60. 1984 - 1986 P. Timotheus Sinaga
  61. 1986 - 1990 P. Hubertus Tamba
  62. 1986 - 1996 P. Godhard Liebreks
  63. 1990 - 1998 P. Josef Rajagukguk
  64. 1997 - 1998 P. Frietz R. Tambunan
  65. 1999 - 2002 P. Murdi Susanto
  66. 2002 - 2004 P. Sebastianus Eka BS
  67. 2005 - 2011 P. Benno Ola Tage
  68. 2008 - 2010 P. Joddy Morison Turnip

Jadwal Misa

Galeri

  • Tampak Depan
    Tampak Depan
  • Altar Gereja
    Altar Gereja
  • Bagian dalam gereja
    Bagian dalam gereja

Lihat juga

Referensi

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Medan Cathedral.
Uskup di Keuskupan Agung Medan
Prefek Apostolik Soematera
Prefek dan Vikaris Apostolik Padang
Vikaris Apostolik Medan
Uskup Agung Medan
Gereja di Keuskupan Agung Medan
Katedral
60px-Logo_Keuskupan_Agung_Medan.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Aceh
Mebidangro
Sumatra Timur
Toba-Samosir
Dairi-Pakpak
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan