Kontributor utama artikel ini tampaknya memiliki hubungan dekat dengan subjek. Artikel ini mungkin perlu dirapikan agar mematuhi kebijakan konten Wikipedia, terutama dalam hal sudut pandang netral. Silakan dibahas lebih lanjut di halaman pembicaraan artikel ini. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini) |
Karyoto | |
|---|---|
| Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polrike-16 | |
| Mulai menjabat 5 Agustus 2025 | |
| Pendahulu | Muhammad Fadil Imran |
| Kepala Kepolisian Daerah Metro Jayake-41 | |
| Masa jabatan 27 Maret 2023 –5 Agustus 2025 | |
| Pendahulu | Muhammad Fadil Imran |
| Pengganti | Asep Edi Suheri |
| Wakil Kepala Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakartake-21 | |
| Masa jabatan 2 Agustus 2019 –1 Mei 2020 | |
| Pendahulu | Bimo Anggoro Seno |
| Pengganti | Raden Slamet Santoso |
| Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utarake-11 | |
| Masa jabatan 14 Oktober 2018 –2 Agustus 2019 | |
| Pendahulu | Johni Asadoma |
| Pengganti | Alexander Marten Mandalika |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 27 Oktober 1968 (umur 57) Pemalang, Jawa Tengah, Indonesia |
| Suami/istri | Linna Iskandar |
| Anak | 2, termasuk Luthfianisa Putri Karlina |
| Kerabat | Dedi Mulyadi (besan) |
| Almamater | |
| Pekerjaan | Polisi |
| Karier militer | |
| Pihak | Indonesia |
| Dinas/cabang | |
| Pangkat | |
| Satuan | Reserse |
Karyoto (lahir 27 Oktober 1968) adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 5 Agustus 2025 menjabat sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri.[1]
Karyoto, lulusan Akpol 1990 ini berpengalaman dalam bidang reserse.[2][3][4] Jabatan terakhir jenderal bintang tiga ini adalah Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya.[5]
Kehidupan awal dan pendidikan
Karyoto lahir di Pemalang, Jawa Tengah, pada 27 Oktober 1968.[5] Ia menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian dan lulus pada tahun 1990. Setelah itu ia mengikuti pendidikan lanjutan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).[6]
Karier
Sebagian besar perjalanan karier Karyoto berada di bidang reserse dan penyidikan. Setelah bertugas di berbagai satuan kepolisian, ia pernah menjabat sebagai Kapolres Ketapang, Kapolresta Barelang, dan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Daerah Istimewa Yogyakarta.[7]
Ia juga pernah bertugas di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, antara lain sebagai Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Korupsi, serta menjalankan penugasan di Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai Direktur Analisis Pemutus Jaringan Internasional.[8]
Pada 2018 ia diangkat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara, kemudian menjadi Wakapolda Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun berikutnya.
Deputi Penindakan KPK
Pada April 2020, Karyoto ditugaskan sebagai Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam jabatan tersebut, ia memimpin proses penyidikan dan penindakan kasus korupsi yang melibatkan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo serta mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara.
Kapolda Metro Jaya
Pada 27 Maret 2023, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menunjuk Karyoto sebagai Kapolda Metro Jaya, menggantikan Mohammad Fadil Imran.[9]
Kabaharkam Polri
Melalui surat telegram Kapolri Nomor ST/1764/VIII/KEP./2025 tertanggal 5 Agustus 2025, Karyoto dimutasi menjadi Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, menggantikan Komisaris Jenderal Polisi Fadil Imran.[10][11]
Pada 2026, namanya beberapa kali disebut dalam pemberitaan sebagai salah satu perwira tinggi yang masuk dalam bursa calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).[12][13]
Kontroversi
Insiden pesta pernikahan anak
Pada Juli 2025, pesta rakyat dalam rangka pernikahan putri Karyoto dengan putra Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Garut mengakibatkan kericuhan yang menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik dan penyelidikannya ditangani oleh Kepolisian Daerah Jawa Barat.
Riwayat jabatan
- Kapolres Ketapang
- Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri
- Kapolresta Barelang
- Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (2014)
- Direktur Analisis Pemutus Jaringan Internasional BNN
- Analis Utama Kebijakan Bidang Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri (2018)
- Wakapolda Sulawesi Utara (2018)
- Wakapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (2019)
- Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (2020–2023)
- Kapolda Metro Jaya (2023–2025)
- Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri (2025–sekarang)
Tanda kehormatan
| Baris ke-1 | Bintang Bhayangkara Pratama | Bintang Bhayangkara Nararya | ||||
|---|---|---|---|---|---|---|
| Baris ke-2 | Satyalancana Pengabdian 32 Tahun | Satyalancana Pengabdian 24 Tahun | Satyalancana Pengabdian 16 Tahun | |||
| Baris ke-3 | Satyalancana Pengabdian 8 Tahun | Satyalancana Jana Utama | Satyalancana Ksatria Bhayangkara | |||
| Baris ke-3 | Satyalancana Karya Bhakti | Satyalancana Bhakti Nusa | Satyalancana Bhakti Purna | |||
Kehidupan pribadi
Karyoto menikah dengan Linna Iskandar dan memiliki dua orang anak, yaitu Lutfhianisa Putri Karlina (Wakil Bupati Garut) dan Keanu Yusuf Umar.[14][15]
Pada Juli 2025, putrinya, Lutfhianisa Putri Karlina, menikah dengan Maula Akbar Mulyadi Putra, putra Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, sehingga Karyoto dan Dedi Mulyadi memiliki hubungan besan.[16]
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang terakhir dipublikasikan, total kekayaan Karyoto dilaporkan sekitar Rp11,5 miliar.[17]
Lihat pula
Referensi
- ↑ "Rekam Jejak dan Kontroversi Irjen Karyoto yang Diangkat Jadi Kabarhakam Polri". Tempo. 6 Agustus 2025 | 12.00 WIB. Diakses tanggal 2026-07-24.
{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam:|date= - ↑ INDOPOLITIKA (2026-07-19). "Profil Komjen Karyoto, Jenderal Antirasuah yang Masuk Bursa Calon Kapolri | Indopolitika.com". Indopolitika.com. Diakses tanggal 2026-07-24.
- ↑ "Jejak Karier Komjen Pol. Karyoto: Dari Penyidik hingga Kabaharkam Polri". VOI - Waktunya Merevolusi Pemberitaan. Diakses tanggal 2026-07-24.
- ↑ "Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional". SINDOnews Nasional. Diakses tanggal 2026-07-24.
- 1 2 antaranews.com (2024-12-09). "Profil Irjen Pol Karyoto, ahli reserse yang jadi Kapolda Metro Jaya". Antara News. Diakses tanggal 2026-07-24.
- ↑ TV, Metro. "Jejak Karier Komjen Pol Karyoto, dari Bareskrim hingga Memimpin Baharkam Polri". https://www.metrotvnews.com. Diakses tanggal 2026-07-24.
{{cite web}}: Tautan eksternal dalam|website= - ↑ Redaksi, Tim (2026-07-22). "Jejak Karier Komjen Pol. Karyoto, Dari Penyidik Hingga Kabaharkam Polri". www.jpnn.com. Diakses tanggal 2026-07-24.
{{cite web}}:|last=memiliki nama generik - ↑ developer, mediaindonesia com. "Jejak Karier Komjen Pol. Karyoto Dari Penyidik hingga Kabaharkam Polri". mediaindonesia.com. Diakses tanggal 2026-07-24.
- ↑ News, Redaksi TVRI. "Rotasi Besar-Besaran Kembali Terjadi, Kini Irjen Pol Karyoto Jadi Kapolda Metro Jaya". www.tvrinews.com. Diakses tanggal 2026-07-24.
{{cite web}}:|last=memiliki nama generik - ↑ Media, Kompas Cyber (2025-08-05). "Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto Dipromosikan Jadi Kabaharkam Polri". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2026-07-24.
- ↑ "Profil Irjen Karyoto yang Kini Jabat Kabaharkam Polri". kumparan. Diakses tanggal 2026-07-24.
- ↑ Rahmatu, Fajar Ridwan. "Ketua PWNU Jawa Barat Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri - Suara Merdeka Jakarta". Ketua PWNU Jawa Barat Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri - Suara Merdeka Jakarta. Diakses tanggal 2026-07-24.
- ↑ radarcirebon.com. "Pengamat Politik Dukung Komjen Pol Karyoto Kandidat Kapolri, Berpengalaman dan Punya Visi Kebangsaan". radarcirebon.com. Diakses tanggal 2026-07-24.
- ↑ "Biodata Linna Iskandar Karyoto, Istri Kapolda Metro Jaya yang Aktif Kegiatan Bhayangkari". suara.com. Diakses tanggal 2026-07-25.
- ↑ "Irjen Pol. Karyoto". Tribunnewswiki.com. Diakses tanggal 2026-07-25.
- ↑ "Biodata Irjen Karyoto, Kapolda Metro Jaya Akpol 1990, Keluarganya Kini Besan Dedi Mulyadi". Bangkapos.com. Diakses tanggal 2026-07-24.
- ↑ Media, Kompas Cyber (2025-08-05). "Ditarik Jadi Kabaharkam Polri, Irjen Karyoto Miliki Kekayaan Mencapai Rp 11,5 Miliar". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2026-07-25.
Pranala luar
| Jabatan kepolisian | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Muhammad Fadil Imran |
Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri 2025—sekarang |
Petahana |
| Didahului oleh: Muhammad Fadil Imran |
Kapolda Metro Jaya 2023—2025 |
Diteruskan oleh: Asep Edi Suheri |
| Didahului oleh: Bimo Anggoro Seno |
Wakapolda DIY 2019—2020 |
Diteruskan oleh: Raden Slamet Santoso |
| Didahului oleh: Johni Asadoma |
Wakapolda Sulawesi Utara 2018—2019 |
Diteruskan oleh: Alexander Marten Mandalika |
Artikel bertopik Kepolisian Negara Republik Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |