Minggu, 18 Oktober 2026
11:41 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Karet sintetis

Karet sintetis

Bagikan:
250px-Dai-el-polymer.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Fluoropolimer Dai-El dari Daikin

Karet sintetis adalah elastomer buatan. Ini terutama polimer yang disintesis dari produk sampingan minyak bumi. Sekitar 32 juta metrik ton karet diproduksi setiap tahun, dan dari jumlah itu dua pertiganya adalah sintetis.[1] Pendapatan global yang dihasilkan dengan karet sintetis kemungkinan akan meningkat menjadi sekitar US$56 miliar pada tahun 2020.[2] Karet sintetis, seperti karet alam, telah digunakan dalam industri otomotif untuk profil ban, pintu dan jendela, selang, sabuk, anyaman, dan lantai.

Penggunaan sepeda yang diperluas, dan khususnya ban pneumatiknya, mulai tahun 1890-an, menciptakan peningkatan permintaan akan karet. Pada tahun 1909, sebuah tim yang dikepalai oleh Fritz Hofmann, yang bekerja di laboratorium Bayer di Elberfeld, Jerman, berhasil mempolimerisasi isoprena, karet sintetis pertama.

Referensi

  1. ↑ Threadingham, Desmond; Obrecht, Werner; Wieder, Wolfgang (2011). Overview. Weinheim. doi:10.1002/14356007.a23_239.pub5.{{cite book}}: |work= diabaikanPemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)
  2. ↑ Market Study Synthetic Rubber, Ceresana, Juni 2013{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik teknologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan