Rabu, 04 November 2026
05:33 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Kampanye militer Ulm

Kampanye militer Ulm

Bagikan:
Kampanye militer Ulm
Bagian dari Perang Koalisi Ketiga
Colored painting depicting Napoleon receiving the surrender of the Austrian generals, with the opposing armies and the city of Ulm in the background.
Menyerahnya Ulm oleh Charles Thévenin,
ketika Jenderal Mack dan 23.000 pasukan Austria menyerah kepada Napoleon.
Tanggal25 September – 20 Oktober 1805
Lokasi
Eropa Tengah
Hasil Kemenangan besar Prancis
Pihak yang terlibat
Prancis Kekaisaran Prancis Pertama
Templat:Country data Elektorat Bayern
 Kekaisaran Romawi Suci
Pemimpin atau tokoh terkemuka

Prancis Napoleon I

Kekaisaran Romawi Suci Karl Mack von Leiberich  (POW)

Kekuatan
235.000 (termasuk 25.000 orang Bayern)[1] 72.000[2]
Korban jiwa dan kerugian
2.000[3] 60.000[2] (sebagian besar menyerah)

Kampanye militer Ulm adalah manuver militer yang dilancarkan oleh Kekaisaran Prancis Pertama dan Elektorat Bayern untuk menyergap pasukan Austria dari belakang pada tahun 1805 selama Perang Koalisi Ketiga. Kampanye ini berlangsung di sekitar kota Ulm. Grande Armée Prancis yang dipimpin oleh Napoleon Bonaparte terdiri dari 210.000 pasukan dan terbagi menjadi tujuh korps. Mereka ingin mengalahkan pasukan Austria]] di wilayah Sungai Donau sebelum bala bantuan dari Kekaisaran Rusia tiba. Dengan pergerakan yang cepat, Napoleon melakukan manuver melingkar yang berhasil menawan pasukan Austria sebesar 23.000 orang di bawah kepemimpinan Jenderal Mack pada tanggal 20 Oktober di Ulm, sehingga jumlah tawanan perang Austria bertambah menjadi 60.000. Kampanye ini dianggap sebagai strategi yang luar biasa dan menjadi inspirasi Rencana Schlieffen pada akhir abad ke-19.[4]

Kemenangan di Ulm tidak mengakhiri perang karena pasukan Rusia di bawah kepemimpinan Kutuzov masih berada di dekat kota Wina. Pasukan Rusia mundur ke timur laut untuk menunggu bala bantuan dan bergabung dengan satuan-satuan Austria yang selamat. Prancis mengikuti mereka dan merebut kota Wina pada tanggal 12 November. Pada 2 Desember, kemenangan besar Prancis di Austerlitz mengakhiri keterlibatan Austria dalam perang. Traktat Pressburg yang ditandatangani pada akhir Desember mengakhiri Perang Koalisi Ketiga dan menjadikan Prancis kekuatan besar di Eropa Tengah, sehingga memicu Perang Koalisi Keempat melawan Prusia dan Rusia pada tahun berikutnya.

Catatan kaki

  1. ↑ David G. Chandler, The Campaigns of Napoleon. hlm. 384.
  2. 1 2 Todd Fisher & Gregory Fremont-Barnes, The Napoleonic Wars: The Rise and Fall of an Empire. hlm. 41
  3. ↑ Battle of Austerlitz (1960) Vernon Johns Society, Diakses 29 September 2006
  4. ↑ Richard Brooks (editor), Atlas of World Military History. p. 156. It is a historical cliché to compare the Schlieffen Plan with Hannibal's tactical envelopment at Cannae (216 BC); Schlieffen owed more to Napoleon's strategic maneuver on Ulm (1805).

Daftar pustaka

  • Brooks, Richard (editor). Atlas of World Military History. London: HarperCollins, 2000. ISBN 0-7607-2025-8
  • Chandler, David G. The Campaigns of Napoleon. New York: Simon & Schuster, 1995. ISBN 0-02-523660-1
  • Dupuy, Trevor N., Harper Encyclopedia of Military History. New York: HarperCollins, 1993. ISBN 0-06-270056-1
  • Fisher, Todd & Fremont-Barnes, Gregory. The Napoleonic Wars: The Rise and Fall of an Empire. Oxford: Osprey Publishing Ltd., 2004. ISBN 1-84176-831-6
  • Kagan, Frederick W. The End of the Old Order. Cambridge: Da Capo Press, 2006. ISBN 0-306-81137-5
  • Smith, Digby. The Napoleonic Wars Data Book. London: Greenhill, 1998. ISBN 1-85367-276-9
  • Uffindell, Andrew. Great Generals of the Napoleonic Wars. Kent: Spellmount Ltd., 2003. ISBN 1-86227-177-1
  • (Prancis) DOUZIÈME BULLETIN DE LA GRANDE ARMÉE. Status of Austrian officers and general officers, after the affaires d’Elchingen, Wertingen, Memmingen, Ulm, etc. Munich, Munich, 5 brumaire an 14 (27 octobre 1805.) Histoire-Empire.org. May 6, 2010.


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan