Kamis, 24 September 2026
05:44 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Kalank

Kalank

film India oleh Abhishek Varman

Kalank
250px-Kalank_Poster.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
SutradaraAbhishek Varman
ProduserKaran Johar
Sajid Nadiadwala
Ditulis olehAbhishek Varman
Shibani Bathija
PemeranMadhuri Dixit
Sonakshi Sinha
Alia Bhatt
Varun Dhawan
Aditya Roy Kapur
Sanjay Dutt
Penata musikPritam[1]
SinematograferBinod Pradhan
EditorA. Sreekar Prasad
Perusahaan
produksi
DistributorFox Star Studios
Tanggal rilis
  • 19 April 2019 (2019-04-19)
NegaraIndia
BahasaHindi

Kalank adalah sebuah film drama periode berbahasa Hindi India yang disutradarai oleh Abhishek Varman dan diproduksi oleh Karan Johar, Sajid Nadiadwala dan Fox Star Studios. Film tersebut dibintangi oleh Madhuri Dixit, Sonakshi Sinha, Alia Bhatt, Varun Dhawan, Aditya Roy Kapur, dan Sanjay Dutt dalam peran-peran utama.[2][3] Film berkisah tentang percintaan pada era tahun 1947 di masa sebelum partisi, pemisahan antara India -Pakistan

Plot

Cerita dimulai pada tahun 1946 di kota Lahore: Dokter memberi tahu kepada Satya Chaudhry (Sonakshi Sinha) bahwa dia memiliki kanker dan hidupnya tidak akan lama lagi. Mengetahui bahwa Satya akan meninggal dalam waktu dekat, Dia kembali ke desa asalnya di daerah Rajputana dan meminta tolong kepada teman sewaktu kecil, Roop (Alia Bhatt), untuk membantu menemani suaminya, Dev Chaudhry (Aditya Roy Kapur) yang bekerja di surat kabar liberal. Tidak hanya sekadar menemani, Satya meminta Roop setuju bahwa dia akan menikahi Dev.

Beberapa waktu kemudian setelah menikah, Dev memberi tahu Roop bahwa ia masih mencintai Satya dan bahwa hubungan pernikahan buatan, keramahan ini hanyalah sebatas permintaan Satya. Roop yang tidak nyaman dalam pernikahannya mulai tertekan dan menghibur diri dengan belajar lagu dan tarian yang dia pelajari dari nyonya rumah bordil, Bahaar Begum (Madhuri Dixit). Saat Roop bekerja bersama Dev, dia mengungkapkan keinginannya untuk menulis tentang kondisi lokalitas tempat bordil itu berada, di mana ia berinteraksi dengan seorang pandai besi bernama Zafar (Varun Dhawan).

Zafar ini hasil daripada perselingkuhan Bahaar Begum dan Balraj Chaudary (Sanjay Dutt). Sejatinya dia mendekati Roop karena ingin membalas dendam kepada Balraj yang merupakan ayahnya Dev karena telah ditinggal oleh Balraj semasa kecil. Zafar tidak hanya mendekati Roop untuk mempermainkan cintanya, dia juga mengajak Dev untuk berinteraksi membangun hubungan pertemanan.

Satya akhirnya meninggal setelah memohon kepada Dev untuk memberi Roop kesempatan dan memaafkan Balraj atas perselingkuhannya. Dalam upaya untuk balas dedam, Zafar ingin mempermalukan Balraj dengan menghasut kebencian komunal pada temannya, Abdul (Kunal Khemu), dengan menuntut pembagian India melalui jalur agama, yang tidak didukung Balraj dan Dev. Ketika Balraj menyadari perselingkuhan Roop dan Zafar, ia berhadapan dengan Bahaar Begum dan Zafar.

Situasi yang memanas akibat perseteruan agama dan politik meningkat. Kerusuhan terhadap umat Hindu dan Sikh terjadi dengan panas. Mengetahui situasi tidak kondusif, Balraj memutuskan untuk melarikan diri ke Amritsar dengan bantuan Zafar. Dalam proses pelariannya Saroj (Achint Kaur), pelayan yang baik hati, ditikam secara brutal. sampai mati. Zafar mengaku kepada Roop bahwa ia akhirnya jatuh cinta padanya. Saat naik kereta api, Zafar dibunuh oleh Abdul, sedangkan Roop dan Dev berhasil melarikan diri.

Sepuluh tahun kemudian, Roop dan Dev, masih dalam pernikahan tanpa cinta, diwawancarai tentang pengalaman mereka oleh Aditya, seorang jurnalis yang mendokumentasikan pemisahan negara India - Pakistan tersebut.

Ulasan

Dari Infosrk.club Diarsipkan 2019-06-20 di Wayback Machine. film ini mendapat rating 2,5/5 karena ada beberapa efek yang seharusnya sekelas Dharma Productions bisa memberikan budget lebih. Seandaipun memiliki budget terbatas, perkelahian dengan banteng tidak perlu terjadi. Untuk mendapatkan persepsi bahwa Zafar memiliki pribadi kuat bisa menggunakan adegan gulat. Adegan yang terlalu panjang dan bertele tele hingga 2 jam 10 menit.

Ada beberapa adegan yang sangat tidak cocok pada masa dan tahun tersebut. Tidak cocok pada tempat dan waktunya di India. Selain ceritanya yang unik dan tidak pas dengan sifat kesopanan di India, Sanjay Dutt berhubungan tidak resmi dengan Madhuri Dixit hingga akhirnya hamil, memiliki putra yakni Varun Dhawan. Sanjay Dutt memiliki putra kandungnya sendiri Aditya Roy Kapoor.

Satu adegan yang tidak saya suka ketika Varun Dhawan memegang leher Sanjay Dutt, kesannya seperti tidak ada rasa hormat dan sopan, ini adalah kesalahan dari sutradara dan di India pun banyak yang menentang adegan ini. Taran Adarsh dalam reaksinya juga menyebut bahwa masyarakat di India menolak film ini.

Film bollywood zaman dulu mengajarkan penonton untuk sopan santun, rasa hormat, kepada orang tua, kisah tentang kehidupan, namun film ini justru menunjukkan kebalikan dari itu. Yang tidak masuk diakal adalah karena berlatar belakang tahun 1947 yang pada zaman tersebut kesopanan tentu diperhatikan.

Film ini mendapat status disaster setelah perolehanya hanya 142.15 crore dari budget sekitar 150 crore.

Pemeran

Soundtrack

Seluruh lirik ditulis oleh Amitabh Bhattacharya.

No.JudulPenyanyiDurasi
1."Ghar More Pardesiya"Shreya Ghoshal5:19
2."First Class"Arijit Singh, Neeti Mohan4:36
3."Kalank"Arijit Singh5:11
4."Tabaah Ho Gaye"Shreya Ghoshal5:42
5."Aira Gaira"Antara Mitra, Tushar Joshi, Javed Ali5:41
6."Rajvaadi Odhni"Jonita Gandhi4:00
7."Kalank" (Versi duet)Arijit Singh, Shilpa Rao5:11
8."Ghar More Pardesiya" (Versi radio)Shreya Ghoshal, Vaishali Mhade4:18
9."Aira Gaira"Antara Mitra, Tushar Joshi, Javed Ali4:48
10."Kalank" (Track tambahan)Arijit Singh, Shilpa Rao5:08
Durasi total:49:54

Referensi

  1. Mathur, Kajol (April 23, 2018). "Here's an interesting update from Varun Dhawan on Kalank". Filmfare. Diakses tanggal Juni 15, 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. "Kalank: Madhuri-Sanjay To Reunite On Screen Along With Alia, Varun, Sonakshi and Aditya". CNN-News18. 18 April 2018. Diakses tanggal 18 April 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. "Kalank: Varun-Alia, Madhuri-Sanjay to share screen space in Karan Johar's next". The Indian Express. 18 April 2018. Diakses tanggal 18 April 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. "Kunal Kemmu Clamps Cast Of Karan Johar's Multi-Starrer Kalank". Mid Day. 1 Mei 2018. Diakses tanggal 13 Mei 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. Coutinho, Natasha (21 Juni 2018). "Hiten Tejwani to feature with Alia Bhatt, Aditya Roy Kapur in Kalank". Mumbai Mirror. Diakses tanggal 21 Juni 2018.{{cite news}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. "Kiara Advani shoots a special song for Kalank". Daily News and Analysis. 26 April 2018. Diakses tanggal 25 April 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. Coutinho, Natasha (31 Mei 2018). "Kalank: Kriti Sanon to grove with Varun Dhawan, Aditya Roy Kapur in a special song". Mumbai Mirror. Diakses tanggal 31 Mei 2018.{{cite news}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Film yang disutradarai
Film yang diproduksi
Duplicate  (1998) Kuch Kuch Hota Hai  (1998) Kabhi Khushi Kabhie Gham...  (2001) Kal Ho Naa Ho  (2003) Kaal  (2005) Kabhi Alvida Naa Kehna  (2006) Dostana  (2008) Wake Up Sid  (2009) Kurbaan  (2009) My Name is Khan  (2010)• Koochie Koochie Hota Hain  (2010)• Love You Maa  (2010)
Tokoh penting
Karan Johar
Shakun Batra
Mahesh Bhatt
Rensil D'Silva
Karan Malhotra
Punit Malhotra
Tarun Mansukhani
Ayan Mukerji
Abhishek Varman
Lain-lain
India Selatan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan