Selasa, 13 Oktober 2026
09:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM

Kalangwan

Bagikan:

Kalangwan adalah sebuah buku yang berisi ulasan mengenai Sastra Jawa, terutama Sastra Jawa Kuno dan Sastra Jawa Pertengahan. Buku ini ditulis oleh P.J. Zoetmulder tahun 1974 dalam bahasa Inggris, dengan judul asli Kalangwan; a Survey of Old Javanese Literature. Terjemahan bahasa Indonesia terbit pada tahun 1983 dan dilakukan oleh Dick Hartoko.

Penerbit

Keterangan

Secara harfiah, Kalangwan artinya keindahan. Kata ini berasal dari langö yang artinya indah. Kata ini diambil P.J. Zoetmulder sebagai judul bukunya. Lengkapnya, buku ini berjudul "Kalangwan, Sastra Jawa Kuno Selayang Pandang".

Buku ini berisi kajian, ulasan, dan penjelasan singkat mengenai kitab-kitab lama berbahasa Kawi. Tidak semua karya pada zaman Jawa Kuno dibahas. Beberapa kitab yang ia anggap tidak memenuhi rasa kalangwan-nya tidak dicantumkan atau dibahas mendalam. Jangkauan waktunya antara zaman Mataram hingga Majapahit.

Kebanyakan kitab-kitab yang dibahas di sini berwujud prosa dan puisi dalam kaidah kakawin. Ia juga sekilas memperbincangkan tentang sastra kidung yang ditengarai muncul di akhir era Majapahit.

Daftar pustaka

  • Zoetmulder, P.J. (1994). Kalangwan: Sastra Jawa Kuno Selayang Pandang. Jakarta: Djambatan. Diterjemahkan oleh Dick Hartoko SJ. Tersedia dalam bentuk pdf (pranala unduh) dan arsip web.
Ikon rintisan

Artikel bertopik buku ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan