Minggu, 18 Oktober 2026
15:47 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Kadet dek

Bagikan:

Kadet dek adalah pemagang yang harus mempelajari tugas-tugas dasar dari perwira dek di atas kapal.[1] Kadet harus mengumpulkan sejumlah jam layar tertentu untuk dapat memperoleh sertifikat kompetensi sebagai perwira jaga navigasi. Kadet harus menjalani berbagai macam pelatihan di atas kapal dan harus mendokumentasikan pelatihan tersebut di buku catatan pelatihan.[2] Kadet harus menjalani berbagai pelatihan, berjaga bersama mualim I, di pelabuhan bersama mualim II, dan membantu bosun.

Sertifikasi minimal sebelum pelatihan di atas kapal

Terdapat sejumlah sertifikasi yang diwajibkan. Sejumlah sertifikat STCW bersifat generik, sementara sejumlah sertifikat STCW lainnya bersifat spesifik sesuai tipe kapal.[3][4][5]

  • Pelatihan keselamatan dasar (VI/1) [6]
  1. Teknik bertahan diri pribadi
  2. Pencegahan kebakaran dan pemadaman kebakaran
  3. Pertolongan pertama dasar
  4. Keselamatan pribadi dan tanggung jawab sosial

Jika kadet memiliki tugas keamanan khusus.[7]

  • Pelaut dengan tugas keamanan khusus.

Jika kadet harus menjalani pelatihan di kapal tanker minyak atau bahan kimia.

  • Familiarisasi kapal tanker minyak dan bahan kimia.

Jika kadet harus menjalani pelatihan di kapal tanker LNG.

  • Familiarisasi kapal tanker LNG.

Persyaratan umum untuk mendapat sertifikat kompetensi

Berlayar

Kadet harus pernah berlayar selama kurang dari satu tahun sebagai bagian dari program pelatihan terakreditasi, yang meliputi pelatihan di atas kapal dengan buku catatan pelatihan yang terakreditasi. Jika tidak, kadet harus pernah berlayar setidaknya selama 36 bulan.[8][9]

Berjaga di anjungan

Selama menjalani pelatihan, kadet harus pernah berjaga di anjungan di bawah pengawasan nakhoda atau mualim selama setidaknya enam bulan.[10][11]

Pendidikan dan pelatihan

Kadet harus telah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan untuk memenuhi tingkat kompetensi yang dijelaskan pada bagian A-II / 1 dari STCW Code[12][13][14]

Referensi

  1. ↑ "Deck Cafet". Potluck.co.uk. Pacific Nuclear Transport Limited. Diakses tanggal 2 Februari 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ STCW A GUIDE FOR SEAFARERS (dalam bahasa English). International Transport Workers’ Federation (ITF). 2014. hlm. 29, 30.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  3. ↑ "Your Guide to STCW Certification".{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ "STCW regulations explained".{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ "What are the Types of STCW Certificates and CoC for Seafarers?".{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ↑ "STCW VI/1 - Safety Familiarization and Basic Training".{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. ↑ "STCW Manila Amendments and updated training".{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. ↑ "General Requirements for Officers Certificate of Competency by Examination and Training".{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  9. ↑ "REQUIREMENTS FOR OFFICER ENDORSEMENTS".{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  10. ↑ "STCW: How to obtain a certificate of competency as Navigational Watch".{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  11. ↑ "Standards Regarding the Master and Deck Department".{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  12. ↑ "STCW Certificates and Requirements for Officer in Charge of a Navigational Watch (OICNW)".{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  13. ↑ "Certificates of Competency & Examinations for Certificates of Competency".{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  14. ↑ "International Convention on Standards of Training, Certification and Watchkeeping for Seafarers, 1978".{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan