Minggu, 01 November 2026
02:55 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kadal rumput

Kadal rumput

Bagikan:
Kadal rumput
250px-Taky_sexlin_060103_3508_tdp.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Takydromus sexlineatus,
berjemur di atas sehelai rumput
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Reptilia
Ordo: Squamata
Famili: Lacertidae
Genus: Takydromus
Spesies:
T. sexlineatus
Nama binomial
Takydromus sexlineatus
Daudin, 1802

Kadal rumput atau kadal langit adalah sejenis kadal bertubuh panjang dan ramping dari golongan Lacertidae yang tersebar luas di daerah tropis Asia Tenggara. Orang Sunda menyebutnya orong-orong atau oloonyon. Dalam bahasa Inggris, hewan ini dinamai Asian grass lizard, six-striped long-tailed lizard, atau long-tailed grass lizard. Nama ilmiahnya adalah Takydromus sexlineatus, merujuk pada perilakunya dan pola garis-garis di tubuhnya. (Tachydromus = "pelari cepat"; sexlineatus= "bergaris enam").[2]

Pengenalan

250px-Taky_sexlin_M_070607_129_ckoep.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kadal rumput, dari Darmaga, Bogor.
250px-Taky_sexlin_F_070607_103_ckoep.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Betina yang tengah hamil.
250px-Taky_sexlin_M_070611_078_ipb.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jantan dengan pita gelap berwarna kehitaman, Darmaga.
250px-Taky_sexlin_P_070607_130_ckoep.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sepasang kadal rumput.

Kadal ini memiliki tubuh yang langsing dan panjang dengan kepala berbentuk lancip, lengan kaki yang panjang, dan ekor yang sangat panjang. Panjang tubuhnya mencapai 29 cm dengan lebih dari separuhnya adalah panjang ekor. Punggungnya berwarna cokelat kekuningan atau cokelat zaitun. Bagian bawah tubuhnya berwarna kuning terang atau kuning agak kehijauan. Warna tubuh bagian atas dengan warna tubuh bagian bawah dipisahkan oleh garis berwarna kehitaman yang membentang dari leher hingga pinggul. Bagian bawah ekornya berwarna merah jambu.[3][4]

Penyebaran

Kadal rumput tersebar luas mulai dari India di barat, Cina (timur dan selatan), Myanmar, Thailand, Laos, Kamboja, Vietnam, Semenanjung Malaya dan Indonesia. Di Indonesia, kadal ini tersebar di Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan beberapa pulau di sekitarnya.[2]

Habitat dan perilaku

Kadal rumput seringnya ditemukan di sekitar lapangan berumput atau sawah yang mengering, serta semak-semak terbuka dan di hutan dengan tempat terbuka. Kadal ini lebih menyukai tempat-tempat terbuka yang terkena sinar matahari langsung dan sering ditemukan berlari cepat menyusup di antara rerumputan atau tengah berjemur di atas semak-semak kecil. Sering dijumpai pula beberapa ekor kadal rumput berjemur dengan posisi saling berdekatan di ujung dedaunan atau rerumputan di pagi hari.[2]

Kadal ini aktif di siang hari. Makanan utamanya adalah serangga kecil seperti lalat, ngengat dan juga belalang yang berukuran kecil. Seperti halnya cecak, kadal ini mampu memutuskan ekornya sendiri (ototomi) ketika terancam. Ekornya yang putus dapat bergerak-gerak sendiri dan hal ini mengalihkan perhatian pengganggunya, sementara kadal tersebut segera berlari ke tempat yang aman.[2]

Pemeliharaan

Kadal rumput adalah salah satu jenis kadal yang hidup berdampingan dengan manusia dan sering dijadikan mainan oleh anak-anak di perkampungan. Di perkotaan, kadal ini juga dijadikan sebagai hewan peliharaan bagi pecinta reptil, juga sebagai pakan untuk reptilia lain, misalnya ular. Kadal rumput yang dipelihara bisa hidup hingga usia 5 tahun.[5]

Rujukan dan pustaka

  1. ↑ Auliya, M (2010). "Takydromus sexlineatus". IUCN Red List of Threatened Species. 2010. IUCN: e.T178424A7544274. doi:10.2305/IUCN.UK.2010-4.RLTS.T178424A7544274.en. Diakses tanggal 10 September 2016.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 4 "Takydromus sexlineatus". reptarium.cz.
  3. ↑ Vosjoli, Phillipe (2001). Green Anoles. Advanced Vivarium Systems, INC. hlm. 55–56. LCCN 96-183295.
  4. ↑ Purser, Philip A. 2004 The Tiniest Dragon: The Oriental Long-Tailed Grass Lizard Takydromus sexlineatus. Reptilia (GB) (33): 67-71
  5. ↑ PETCO, 2004, Long-tailed Grass Lizard, Takydromus sexlineatus Care Sheet Diarsipkan 2008-12-09 di Wayback Machine. PDF file.
  • (Inggris) Arnold, E. N. 1997 Interrelationships and evolution of the east Asian grass lizards, Takydromus (Squamata: Lacertidae). Zoological Journal of the Linnean Society 119 (2) February, 1997, p 267-296
  • (Inggris) Daudin, F. M. 1802 Histoire Naturelle, génerale et particulièredes reptiles, ouvrage faisant suite, a l'histoiure naturelle, générale et particulière composée par LECLERC DE BUFFON, et redigée par C. S. SONNINI, vol. 3. F. Dufart, Paris.
  • (Inggris) Ji, Xiang; Wenhui Zhou, Xiaodong Zhang and Huiqing Gu. 1998 Sexual dimorphism and reproduction in the grass lizard Takydromus septentrionalis. Russ. J. Herpetol. 5 (1): 44-48
  • (Inggris) Lin, Si-Min; Chaolun Allen Chen and Kuang-Yang Lue 2002 Molecular Phylogeny and Biogeography of the Grass Lizards Genus Takydromus (Reptilia: Lacertidae) of East Asia. Molecular Phylogenetics and Evolution 22: 276-288 [erratum in 26: 333]
  • (Inggris) Purser, P.A. & Day, S. 2004 The tiniest dragon: the oriental long-tailed grass lizard Takydromus sexlineatus. Reptilia (GB) (33): 67-71
  • (Inggris) Schlüter, U. 2003 Die Langschwanzeidechsen der Gattung Takydromus. Kirschner & Seufer Verlag, 110 pp. [review in Draco 21: 91]
  • (Inggris) Ziegler, Thomas, Wolfgang Böhme and Wolfgang Bischoff. 1999 Comments on the grass lizards (Lacertidae:Takydromus) of Vietnam and Myanmar. Hamadryad 24 (1): 39-42.

Informasi lanjutan

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Takydromus sexlineatus.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan