Rabu, 28 Oktober 2026
22:38 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kaca mikroskop

Kaca mikroskop

Bagikan:
250px-MicroscopeSlides.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kaca mikroskop 72 kali 25 mm standar. Bagian yang putih dapat ditulis untuk melabeli kacanya.

Kaca mikroskop adalah potongan kaca kecil yang pipih, biasanya denngan luas 75 kali 26 mm dengan ketebalan sekitar 1 mm, yang digunakan sebagai tempat suatu objek yang akan diamati dibawah mikroskop. Umumnya, objeknya ditempatkan di atas kacanya, dan keduanya dimasukkan secara bersamaan kedalam mikroskop untuk dilihat. Susunan ini memungkinkan berbagai objek yang ditempatkan di kaca untuk dimasukkan dan dikeluarkan dengan cepat dari mikroskop, pelabelan, transportasi spesimen, dan penyimpanan dalam tempat khusus atau folder.

Kaca mikroskop ditempatkan pada meja kerja, di mana kacanya akan dijepit oleh sebuah penjepit agar tidak mudah tergeser.[1][2]

Sejarah

Asal muasal konsep ini adalah potongan gading atau tulang yang dijadikan tempat untuk spesimen yang tertahan di antara cakram mika transparan, yang akan diselipkan di celap di antara tempat pengamatan dan pengamat.[3] Alat ini populer digunakan di Inggris Era Victoria hingga Royal Microscopical Society memperkenalkan kaca mikroskop terstandardisasi.[4]

Referensi

  1. ↑ admin_detech (2025-06-29). "Bagian bagian Mikroskop Beserta Fungsi dan Penjelasannya" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-06-30.
  2. ↑ Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTs Kelas 7, Anik Astari dan Cahyani Eka Romadoni (2021:44)
  3. ↑ Adam, George. Essays on the microscope. 1798
  4. ↑ Connett, Jess (4 Oktober 2017). "The art of the invisible". Bristol24-7. Diakses tanggal 29 Maret 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan