Selasa, 20 Oktober 2026
00:01 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Kabaka dari Buganda

Kabaka dari Buganda

Bagikan:
Kabaka Buganda
Sedang berkuasa
250px-Kabaka_Mutebi_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Muwenda Mutebi II
sejak 31 Juli 1993
Perincian
Penguasa pertamaKato Kintu
PembentukanAbad ke-14
KediamanLubiri
Situs webbuganda.or.ug

Kabaka adalah gelar raja dari Kerajaan Buganda.[1]: 142–143  Menurut tradisi Baganda, mereka diperintah oleh dua raja, satu raja spiritual dan satu lagi raja sekuler.

Bacaan lebih lanjut

  • Apter, D. E. (2013). The Political Kingdom in Uganda: A Study in Bureaucratic Nationalism. Routledge.
  • Ashe, R. P. (1889). Two Kings of Uganda: Or, Life by the Shores of Victoria Nyanza. S. Low, Marston, Searle, & Rivington.
  • Kaggwa, Sir Apollo K, Basekabaka be’Buganda [translated by MM Semakula Kiwanuka]. Nairobi: East African Publishing House, 1971.
  • Kiwanuka, MM Semakula, Muteesa of Uganda. Kampala: East African Literature Bureau, 1967.
  • Kiwanuka, MM Semakula, A History of Buganda: From the foundation of the Kingdom to 1900. London: Longman, 1971.
  • Low, D. A. (1971). The Mind of Buganda: documents of the modern history of an African kingdom. Univ of California Press.
  • Roscoe, J. (1911). The Baganda: An account of their native customs and beliefs. Macmillan.

Referensi

  1. ↑ Stanley, H.M., 1899, Through the Dark Continent, London: G. Newnes, ISBN0486256677

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan