Jumat, 02 Oktober 2026
23:27 WIB
TERKINI
Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri
Baganda

Baganda

Bagikan:
Untuk kerajaan, lihat Buganda.
Baganda
250px-Flag_of_Buganda.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bendera Kerajaan Buganda.
250px-We_Embrace_happiness.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tari tradisional Baganda
Jumlah populasi
7.037.404[1]
Daerah dengan populasi signifikan
 Uganda
Bahasa
Luganda, Swahili, Inggris
Agama
Kekristenan, Agama tradisional Afrika, Islam
Kelompok etnik terkait
Basoga, Bagwere dan suku Bantu lainnya

Baganda[2] adalah kelompok etnis Bantu yang memiliki kesamaan budaya, sejarah, bahasa, dan klan, serta terutama berasal dari Buganda, sebuah kerajaan subnasional di Uganda. Secara tradisional terdiri atas 52 klan, meskipun berdasarkan survei tahun 1993 hanya 46 yang diakui secara resmi, Baganda merupakan kelompok masyarakat Bantu terbesar di Uganda,[3] mencakup 15,3 persen dari populasi berdasarkan sensus tahun 2024.[1][4]

Seorang individu disebut Muganda,[5] sedangkan beberapa orang disebut Baganda. Kata Abaganda merujuk pada “orang-orang Baganda”, sementara Omuganda merujuk pada “seorang individu Muganda”.

Baganda terkadang disebut sebagai “Orang-Orang Raja” karena pentingnya kedudukan raja, atau Kabaka, dalam masyarakat mereka.[6] Jumlah Baganda di Uganda diperkirakan mencapai 16,3 juta jiwa.[7][6] Selain itu, terdapat diaspora yang cukup besar di luar negeri, dengan komunitas yang terorganisasi di Kanada, Afrika Selatan, Swedia, Britania Raya, dan Amerika Serikat.[8] Secara tradisional, mereka menggunakan bahasa Luganda, dan setiap Muganda harus menjadi anggota suatu klan.

Etimologi

Istilah Ganda berarti persaudaraan dan persatuan, serta berasal dari kata benda “obuganda”, yang berarti kumpulan batang yang ditumpuk, dibungkus, atau diikat menjadi satu. Pada akhirnya, istilah ini berasal dari kata Proto-Bantu “-ganda”, yang berarti “keluarga”.[9]

Struktur klan

Baganda diorganisasikan ke dalam klan (bahasa Luganda: ebika untuk bentuk jamak; ekika untuk bentuk tunggal). Klan merupakan satuan organisasi sosial dan pada masa lalu juga merupakan satuan organisasi politik. Setiap Muganda harus menjadi anggota suatu klan. Biasanya, seseorang menjadi anggota klan ayahnya sehingga seorang Muganda yang “dinaturalisasi” harus memilih klan untuk menjadi tempat keanggotaannya, serta menggunakan nama keluarga yang berasal dari klan tersebut. Setiap klan memiliki sedikitnya daftar 20 nama keluarga untuk laki-laki dan 20 nama keluarga untuk perempuan yang dapat dipilih. Oleh karena itu, nama keluarga seseorang dapat memberikan petunjuk mengenai klan asalnya sekaligus jenis kelamin biologisnya.[10]

Pengecualian terhadap aturan ini adalah nama keluarga perempuan setelah menikah, yang diperolehnya dari suaminya, serta nama-nama khusus yang diberikan kepada anak kembar—Nakato dan Babirye untuk perempuan, serta Waswa dan Kato untuk laki-laki—beserta saudara kandung mereka atau anggota keluarga kerajaan. Putra sulung disebut Kiweewa dan putri sulung disebut Nassolo. Selain itu, terdapat pula nama-nama dewa (lubaale).[10]

Seluruh anggota suatu klan diyakini memiliki nenek moyang yang sama. Dengan demikian, mereka dianggap sebagai saudara sehingga terdapat larangan atau tabu untuk menikah satu sama lain (eksogami klan). Larangan ini pernah dipertahankan melalui putusan pengadilan dalam perkara Bruno L. Kiwawu melawan Ivan Serunkuma dan Juliet Namazzi pada Mei 2007.[11] Namun, terdapat beberapa pengecualian, khususnya di antara anggota klan Mmamba yang besar.[12] Dalam beberapa kesempatan, anggota kelompok tersebut diketahui menikah satu sama lain.[13]

Tabu lainnya adalah bahwa anggota suatu klan tidak boleh memakan atau menyakiti hewan, tumbuhan, atau benda yang menjadi totem klannya. Sebagai contoh, anggota klan Mmamba (ikan paru-paru) dilarang mengonsumsi ikan paru-paru. Namun, anggota klan lain tetap mengonsumsi ikan tersebut.[13]

Referensi

  1. 1 2 "NATIONAL POPULATION AND HOUSING CENSUS 2024 FINAL REPORT" (PDF). Uganda Bureau of Statistics. Desember 2024. Diakses tanggal 27 Desember 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Ganda". Oxford English Dictionary (Edisi Online). Oxford University Press. (Subscription or participating institution membership required.)
  3. ↑ "Uganda | Country, Religion, Currency, Population, Language, President, & Kampala | Britannica". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-06-25.
  4. ↑ Zaragozà, Jordi Anglès. "BAGANDA PEOPLE". AFRICA 101 LAST TRIBES.
  5. ↑ "Muganda Definition & Meaning | YourDictionary". www.yourdictionary.com. Diakses tanggal 2026-06-25.
  6. 1 2 "Baganda". Countries and Their Cultures. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 Juli 2010. Diakses tanggal 22 Juli 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "2014 Uganda Population and Housing Census – Main Report" (PDF). Uganda Bureau of Statistics. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 12 Oktober 2017. Diakses tanggal 17 April 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Mukasa E. Ssemakula. "Baganda in the Diaspora". The Buganda Home Page. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Agustus 2010. Diakses tanggal 22 Juli 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "Uganda: The Name Buganda Suggests Collective Effort".
  10. 1 2 Nsimbi, M.B. (April 1980). "Luganda Names, Clans, and Totems". Munger Africana Library Notes (dalam bahasa English) (52–53). California Institute of Technology.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ Bruno L. Kiwawu vs Ivan Serunkuma and Juliet Namazzi (Civil Suit No. 52 of 2006) (PDF). Kampala: Uganda Legal Information Institute, ULII. Mei 5, 2007. Diakses tanggal Juli 11, 2025.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ "Mmamba Gabunga Clan". Buganda Kingdom (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-06-30.
  13. 1 2 The Baganda: An Account of Their Native Customs and Beliefs. Cambridge University Press. 2011. hlm. 7. ISBN 978-1-108-03139-4.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan