Selasa, 27 Oktober 2026
19:59 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Jules Martin Cambon

Jules Martin Cambon

Bagikan:
Jules Martin Cambon
250px-Jules_Cambon.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
LahirApril 5, 1845
Paris, France
Meninggal19 September 1935(1935-09-19) (umur 90)
Vevey, Switzerland
PekerjaanFrench diplomat

Jules-Martin Cambon (lahir 5 April 1845 di Paris; meninggal pada 19 September 1935 di Vevey, Switzerland) adalah seorang diplomat Prancis.[1] Cambon dikenal karena perannya mewujudkan perjanjian perdamaian antara Amerika Serikat dan Spanyol tahun 1898.[1] Dan ia berpengaruh dalam proses pembentukan politik Prancis terhadap Jerman dalam era Perang Dunia I.[1] Ia memulai karier dalam bidang hukum pada tahun 1866.[2] Ia mengabdi sebagai pimpinan Grade Mobile selama pengepungan Prancis dalam masa perang Fanco-Prussian tahun 1870 -1871, dan ia menjadi pegawai negeri sipil Prancis tahun 1871.[2] Cambon memegang beberapa pos administratif penting secara meningkat: ia menjadi serang prefek pada Constantine di Ajazair pada tahun 1878-189, kemudian menjadi Sekjen prefektur polisi di Paris (1879-1882), seorang petugas pada departemen Nord (1882-1887).[2] Ia menjadi prefek departemen Rhone (1887-1891) kemudian menjadi gubernur jenderal Aljazair (1891-1897).[2][3] Pada tahun 1897, Cambon ditunjuk kedutaan besar Prancis ke Amerika, dan tiba di Washington pada bulan Desember dan menyerahkan surat kepercayaannya pada bulan Januari 1898.[2] Sasaran diplomasi utamanya adalah untuk mencegah keterlibatan Amerika Serikat dalam urusan Eropa dan mencegah perjanjian antara Amerika Serikat dengan Britania.[2] Selama perang berlangsung, Cambon mewakili kepentingan Spanyol di Washington.[2] Dalam hal ini ia bekerja sebagai mediator Spanyol dalam memimpin perundingan untuk persetujuan militer pada tanggal 12 Agustus 1898.[2] Cambon mencapai kesimpulan bahwa usahanya selama perang telah berhasil sebab perang telah diakhiri dengan persetujuan untuk orang Amerika tinggal di Amerika.[2] Pada tahun 1902 ia pindah ke Madrid sebagai duta Prancis terhadap Spanyol sampai tahun 1907, ia menjalankan peran kuci dalam perkembangan persetujuan Franco-Spanish di Moroko tahun 1904, dan ia juga menjadi tokoh utama pada konferensi Algeciras tahun 1906.[2] Tahun 1907 Cambon menjadi duta Prancis terhadap Jerman, negosiasinya mengarah pada perjanjian Prancis-Jerman-Maroko tahun 1909, dan penguatan terhadap krisis Agadir tahun 1911.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 (Indonesia)Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 1 (A-CER). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 576
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 (Inggris) Spencer C. Tucker., The Encyclopedia of the Spanish-American and Philippine_American Wars: Apolitical, Social, and military History, Santa Barbara: ABC-CLIO, 2009, hal. 86
  3. ↑ (Inggris) James Grant Wilson, John Fiske., Appleton's Cyclopaedia of American Biography, Volume 7, Gale Research Company, 1901, hal. 46
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan