Kamis, 01 Oktober 2026
13:23 WIB
TERKINI
Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama

Jonathan Wells

Bagikan:

John Corrigan "Jonathan" Wells adalah seorang sarjana biologi molekuler, pengarang, pendukung Perancangan cerdas yang berasal dari Amerika Serikat. Wells bergabung dengan Gereja Unifikasi pada tahun 1974, dan kemudian menulis bahwa ajaran-ajaran pendiri gereja itu Sun Myung Moon, studinya sendiri di Unification Theological Seminary dan doa-doanya meyakinkannya untuk memusatkan hidupnya bagi "penghancuran Darwinisme." Istilah Darwinisme sering digunakan oleh para pendukung Perancangan cerdas dalam merujuk kepada konsensus ilmiah mengenai evolusi. Ia meraih gelar PhD dalam bidang studi agama dari Yale University pada tahun 1986, kemudian menjadi Direktur organisasi penjangkauan antar agama pada Gereja Unifikasi di New York City. Pada tahun 1989, belajar di University of California, Berkeley, di mana ia meraih gelar Ph.D. dalam bidang biologi molekuler dan biologi sel pada tahun 1994. Ia menjadi anggota sejumlah asosiasi ilmuwan dan menerbitkan banyak tulisan dalam jurnal-jurnal akademik.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Baca Selengkapnya di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan