Kamis, 15 Oktober 2026
02:07 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus

John Mbiti

Bagikan:

John Mbiti (1931-) lahir di Kutui,Kenya Afrika. Ia mengenyam pendidikan di Universitas Makerere (Urganda), Barrington Collage dan Universitas Cambridge tempat ia meraih gelar doktor pada tahun 1963. Disertasinya diterbitkan tahun 1971 dengan judul New Testament Theology in an African Background(Teologi perjanjian baru dengan latar belakang Afrika). Tahun 1972 ia menjadi direktur Institut Oikumenis, Dewan Gereja-gereja se-Dunia di Celigny, Swiss. Mbiti menulis beberapa buku yang mempelejari corak-corak kepercayaan tradisional di Afrika, seperti: African Religions and Philosophy(Kepercayaan dan Filsafat Afrika, 1969), Concepts of God in Africa(Konsep-konsep tentang Allah di Afrika, 1970), The Prayers of African, Bible and Theology in African Christianity . Mbiti berpendapat Injil yang masuk ke dalam setiap kebudayaan sebagai orang asing, orang asing yeng menetap di sana. Injil tidak membuang kebudayaan yang ada, sebaliknya Injil menetap di tengah-tengah kebudayaan tersebut dan memberi dampaknya terhadap orang-orang yang hidup dalam lingkungan kebudayaan tersebut.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Baca Selengkapnya di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan