Sabtu, 03 Oktober 2026
00:36 WIB
TERKINI
Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri
John Doubleday

John Doubleday

Bagikan:
250px-Sherlock_Holmes_statue_at_Meiringen2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Satu-atunya patung duduki dari karakter fiksi Sherlock Holmes yang dipahat oleh John Doubleday di Meiringen, Swiss dekat dengan air terjun Reichenbach dimana Holmes dikatakan terakhir kali berkonfrontasi dengan musuhnya Profesor Moriarty.

John Doubleday (lahir 9 Oktober 1947)[1] adalah seorang pelukis dan pemahat Inggris yang dikenal karena patung dan pahatan umumnya. Ia merupakan seorang pemahat figuratif, yang karyanya kebanyakan terbuat dari perunggu. Ia terpengaruh oleh Charles Despiau, saat menjalani waktu di Musée Bourdelle, Paris.[2]

Doubleday lahir pada 1947 di Langford, dekat Maldon, Essex dan belajar di Stowe dan memahati di Goldsmiths College.[3] Ia meraih kesuksesan karier sebagai pemahat umum sejak acara tunggal pertamanya di Waterhouse and Dodd Gallery, London pada 1968.[3]

Ia membuat seni dua dan tiga dimensional dan saat ia membuat patung Nelson, ia sepakat agar pemasukannya diberikan untuk amal.[3]

Potret-potret buatannya meliputi:

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Birthdays". The Guardian. Guardian News & Media. 9 Okt 2014. hlm. 41.{{cite news}}: |access-date= memerlukan |url=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Windsor, Alan (2002). British sculptors of the twentieth century. Burlington, VT, Ashgate.
  3. 1 2 3 4 5 Nelson.
  • "John Doubleday and Nelson" (PDF). Friends of Gibraltar Heritage Society (73): 8–9. Agustus 2005. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal Juni 23, 2006. Diakses tanggal 20 Desember 2012.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai John Doubleday.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan