Selasa, 13 Oktober 2026
00:12 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
John Djopari

John Djopari

Bagikan:
John Djopari
250px-John_Djopari.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Duta Besar Indonesia untuk Papua Nugini
PendahuluBenny Mandalika
PenggantiBom Soerjanto
Wakil Gubernur Irian Jaya
(Wilayah I)
PendahuluBasyir Bachtiar
PenggantiConstant Karma
Informasi pribadi
LahirJohannes Rudolf Gerzon Djopari
(1950-09-01)1 September 1950
Meninggal20 April 2013(2013-04-20) (umur 62)
Rumah Sakit Mitra Cibubur, Jakarta, Indonesia
AlmamaterUniversitas Indonesia
PekerjaanPengarang, politikus

Johannes "John" Rudolf Gerzon Djopari (1 September 1950 – 20 April 2013) adalah seorang birokrat dan politikus asal Indonesia. Ia menjabat sebagai Wakil Gubernur Papua dari 1998 sampai 2000 dan Duta Besar Indonesia untuk Papua Nugini dari 2002 sampai 2006.

Riwayat Hidup

Karier sebagai birokrat

Djopari dilahirkan pada tanggal 1 September 1950 di Weinami, Geelvinkbaai, Nugini Belanda.[1]

Djopari bekerja sebagai birokrat setelah menjalani pendidikan tinggi dan memulai kariernya sebagai Camat Kurina dari tahun 1974 hingga 1978 dan Camat Wamena dari tahun 1978 hingga 1979.[2] Djopari lalu mengikuti program pascasarjana di Universitas Indonesia dan mulai mengajar sebagai dosen di Institut Pemerintahan Dalam Negeri setelah lulus dari Universitas Indonesia.[3] Pada tahun 1982, ia ditunjuk oleh Gubernur Irian Jaya Busiri Suryowinoto sebagai anggota kelompok yang memberikan nasihat tertulis terkait dengan pemekaran Provinsi Irian Jaya kepadanya.[4]

Pada tahun 1993, Djopari menulis sebuah buku berjudul Pemberontakan Organisasi Papua Merdeka. Buku ini merupakan tinjauan lengkap kedua terkait dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang ditulis dan diterbitkan di Indonesia. Meski sebagian isi buku tersebut merujuk pada buku terbitan resmi militer, buku tersebut dilarang beredar oleh pemerintah Indonesia. Larangan tersebut merupakan bagian dari kebijakan Presiden Soeharto untuk melarang diskusi apapun yang berkaitan dengan OPM.[5]

Wakil Gubernur Irian Jaya

250px-Inauguration_of_John_Djopari_as_vice_governor.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pelantikan Djopari sebagai Wakil Gubernur Irian Jaya

Djopari dilantik sebagai Wakil Gubernur Irian Jaya pada tanggal 4 Juni 1999, menggantikan Basyir Bachtiar.[6] Masa jabatan Djopari hanya berlangsung selama kurang lebih satu tahun, karena pada tanggal 23 November 2000 ia bersama dengan wakil gubernur lainnya digantikan oleh Constant Karma.[7]

Masa pensiun

Dua tahun setelah mengakhiri masa jabatan sebagai wakil gubernur, pada tanggal 30 September 2002 Djopari dilantik sebagai Duta Besar Indonesia untuk Papua Nugini.[8] Djopari digantikan oleh Bom Soerjanto pada tanggal 18 Oktober 2006.[9]

Djopari wafat di RS Mitra Cibubur, Jakarta pada pukul 11:10 tanggal 20 April 2013.[10]

Referensi

  1. ↑ Djopari, Johannes Rudolf Gerzon (1993). Pemberontakan Organisasi Papua Merdeka. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia. hlm. 180. ISBN 9789795532279.
  2. ↑ Subaharianto, Andang (19 Desember 1993). "Tinjauan Buku: Problem Integrasi Politik Irian Jaya". Kompas. Jakarta. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-02-04. Diakses tanggal 29 Oktober 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ JUP (5 Mei 1994). "Diskusi Buku OPM". Kompas. Jakarta. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-02-04. Diakses tanggal 29 Oktober 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Romli, Lili (2016). "PRO-KONTRA PEMEKARAN PAPUA: SEBUAH PELAJARAN BAGI PEMERINTAH PUSAT": 27. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-10-31. Diakses tanggal 29 Oktober 2020.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ John, Braithwaite; Valerie, Braithwaite; Michael, Cookson; Leah, Dunn (29 Oktober 2020). Anomie and Violence: Non-truth and Reconciliation in Indonesian Peacebuilding. Canberra: Australian National University E-Press. hlm. 65. ISBN 9781921666230. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-02-04. Diakses tanggal 1 November 2020.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Kabinet Reformasi Pembangunan: Memori Masa Bhakti. Vol. I. Republik Indonesia. 1999. hlm. 117.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. ↑ "Salossa dan Karma Pimpin Irian Jaya *Tugas Utama Siapkan Daerah Khusus". Kompas. 24 November 2000.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ OSD/ELY (1 Oktober 2002). "Presiden Megawati Lantik 20 Dubes Baru". Kompas. Jakarta. hlm. 2. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-02-04. Diakses tanggal 29 Oktober 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "Presiden Lantik 24 Dubes Untuk Negara Sahabat". ANTARA News. 2006-10-18. Diakses tanggal 2019-08-08.
  10. ↑ "Mantan Wakil Gubernur Irian Jaya, John RG. Djopari Meninggal Dunia". www.papua.us. PapuaUntukSemua. 22 April 2013. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-10-31. Diakses tanggal 29 Oktober 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan