Rabu, 21 Oktober 2026
05:14 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Johan Vaaler

Johan Vaaler

Bagikan:
250px-Vaaler_kopi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Johan Vaaler, foto tahun 1887.
250px-Vaaler_clip.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penjepit kertas yang dipatenkan Vaaler tahun 1899 dan 1901.

Johan Vaaler (15 Maret 1866 – 14 Maret 1910) adalah penemu dan juru tulis kantor paten Norwegia yang menerima paten untuk sejenis penjepit kertas (klip) pada tahun 1889. Sebetulnya klip sudah ada sejak dulu sebelum dipatenkan, tetapi Johan Vaaler tetap diingat orang sebagai penemu klip.

Vaaler lahir di Aurskog, Norwegia sebagai anak seorang petani, dan meninggal dunia di Kristiania. Pada waktu itu, Norwegia hanya memiliki perlindungan paten secara terbatas. Vaaler yang mendesain sejenis penjepit kertas harus pergi mempatenkan penemuannya di luar negeri. Di Jerman, ia mendaftarkan untuk memperoleh paten pada 12 November 1899, dan memperolehnya pada tanggal 6 Juni 1901 (No. 121.067). Ia juga mendaftarkan penjepit kertas tersebut di Amerika pada 9 Januari 1901, dan mendapat US patent no. 121.067 pada 4 Juni 1901.[1]

Klip yang dipatenkannya tidak pernah diproduksi secara massal. Klip yang lebih praktis ternyata sudah lebih dulu diproduksi pabrik Gem Manufacturing Ltd. di Inggris, tetapi belum dipasarkan di Norwegia. Klip yang dihasilkan pabrik di Inggris disebut klip "Gem". Bahannya dari kawat melengkung berbentuk oval yang berhimpitan. Klip model Gem tidak pernah dipatenkan sehingga tahun penemuan tidak bisa diketahui, tetapi klip model Gem diperkirakan sudah ada beberapa tahun sebelum Vaaler memdaftarkan paten untuk klipnya.[2] Vaaler memang sukses mendaftarkan klip temuannya di luar negeri, walaupun sudah ada produk yang lebih baik. Beberapa jenis penjepit kertas sudah didaftarkan ke kantor paten AS sejak tahun 1867,[3] tetapi model "Gem" belum dan tidak pernah dipatenkan. Sebagai pegawai kantor paten Bryns di Kristiania, Vaaler sangat paham dengan hukum paten dan prosedur pendaftaran paten di Norwegia, sedangkan alasan dirinya mendaftarkan "penemuannya" di luar negeri tidak pernah diketahui.

Walaupun demikian, klip sebagai produk "ciptaan" Johan Vaaler justru sudah telanjur tertanam di dalam benak orang Norwegia, dan klip dijadikan simbol nasionalisme Norwegia. Pada waktu itu, orang dilarang memakai peniti bergambarkan Raja Haakon VII dari Norwegia. Rakyat Norwegia menentang pendudukan Nazi Jerman sewaktu Perang Dunia II dengan memasang klip di kerah jas atau kerah baju. Klip dipakai sebagai lambang persatuan Norwegia karena "klip diciptakan orang Norwegia dan fungsinya untuk mempersatukan".[4]

Referensi

  1. ↑ Foss, Johan, "Den frittstående oppfinner", Styret 50 år, hlm. 188-195, Patentstyret, Oslo (tanggal tidak diketahui)
  2. ↑ The Paperclip Diarsipkan 2006-10-16 di Wayback Machine The twisted tale of paper’s best friend
  3. ↑ http://www.earlyofficemuseum.com/paper_clips.htm History of the Paper Clip
  4. ↑ "Paperclip". Diarsipkan dari asli tanggal 2022-11-12. Diakses tanggal 2006-11-21.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan