Jumat, 23 Oktober 2026
02:00 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Johan Vaaler

Johan Vaaler

Bagikan:
250px-Vaaler_kopi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Johan Vaaler, foto tahun 1887.
250px-Vaaler_clip.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penjepit kertas yang dipatenkan Vaaler tahun 1899 dan 1901.

Johan Vaaler (15 Maret 1866 – 14 Maret 1910) adalah penemu dan juru tulis kantor paten Norwegia yang menerima paten untuk sejenis penjepit kertas (klip) pada tahun 1889. Sebetulnya klip sudah ada sejak dulu sebelum dipatenkan, tetapi Johan Vaaler tetap diingat orang sebagai penemu klip.

Vaaler lahir di Aurskog, Norwegia sebagai anak seorang petani, dan meninggal dunia di Kristiania. Pada waktu itu, Norwegia hanya memiliki perlindungan paten secara terbatas. Vaaler yang mendesain sejenis penjepit kertas harus pergi mempatenkan penemuannya di luar negeri. Di Jerman, ia mendaftarkan untuk memperoleh paten pada 12 November 1899, dan memperolehnya pada tanggal 6 Juni 1901 (No. 121.067). Ia juga mendaftarkan penjepit kertas tersebut di Amerika pada 9 Januari 1901, dan mendapat US patent no. 121.067 pada 4 Juni 1901.[1]

Klip yang dipatenkannya tidak pernah diproduksi secara massal. Klip yang lebih praktis ternyata sudah lebih dulu diproduksi pabrik Gem Manufacturing Ltd. di Inggris, tetapi belum dipasarkan di Norwegia. Klip yang dihasilkan pabrik di Inggris disebut klip "Gem". Bahannya dari kawat melengkung berbentuk oval yang berhimpitan. Klip model Gem tidak pernah dipatenkan sehingga tahun penemuan tidak bisa diketahui, tetapi klip model Gem diperkirakan sudah ada beberapa tahun sebelum Vaaler memdaftarkan paten untuk klipnya.[2] Vaaler memang sukses mendaftarkan klip temuannya di luar negeri, walaupun sudah ada produk yang lebih baik. Beberapa jenis penjepit kertas sudah didaftarkan ke kantor paten AS sejak tahun 1867,[3] tetapi model "Gem" belum dan tidak pernah dipatenkan. Sebagai pegawai kantor paten Bryns di Kristiania, Vaaler sangat paham dengan hukum paten dan prosedur pendaftaran paten di Norwegia, sedangkan alasan dirinya mendaftarkan "penemuannya" di luar negeri tidak pernah diketahui.

Walaupun demikian, klip sebagai produk "ciptaan" Johan Vaaler justru sudah telanjur tertanam di dalam benak orang Norwegia, dan klip dijadikan simbol nasionalisme Norwegia. Pada waktu itu, orang dilarang memakai peniti bergambarkan Raja Haakon VII dari Norwegia. Rakyat Norwegia menentang pendudukan Nazi Jerman sewaktu Perang Dunia II dengan memasang klip di kerah jas atau kerah baju. Klip dipakai sebagai lambang persatuan Norwegia karena "klip diciptakan orang Norwegia dan fungsinya untuk mempersatukan".[4]

Referensi

  1. ↑ Foss, Johan, "Den frittstående oppfinner", Styret 50 år, hlm. 188-195, Patentstyret, Oslo (tanggal tidak diketahui)
  2. ↑ The Paperclip Diarsipkan 2006-10-16 di Wayback Machine The twisted tale of paper’s best friend
  3. ↑ http://www.earlyofficemuseum.com/paper_clips.htm History of the Paper Clip
  4. ↑ "Paperclip". Diarsipkan dari asli tanggal 2022-11-12. Diakses tanggal 2006-11-21.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan