Selasa, 03 November 2026
04:10 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Joan Robinson

Joan Robinson

Bagikan:

Joan Violet Robinson (31 Oktober 1903 - 5 Agustus 1983) adalah seorang ekonom pasca-Keynesian yang terkenal karena karyanya tentang ekonomi moneter dan kontribusi luas dalam dunia teori ekonomi.[1] Dia adalah putri dari Mayor Jenderal Sir Frederick Barton Maurice, 1st Baronet, dan menikah dengan Austin Robinson, sesama ekonom.[1] Bersama-sama, mereka memiliki dua anak.[1]

Joan Robinson
250px-Joan_Robinson_Ramsey_Muspratt.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir(1903-10-31)31 Oktober 1903
Meninggal5 Agustus 1983(1983-08-05) (umur 79)
MazhabEkonom Pasca Keynesian

Dr Manmohan Singh, perdana menteri India (2004-2014), yang adalah seorang mahasiswa di Universitas Cambridge pada tahun 1950, mengatakan dalam sebuah wawancara pada tahun 2005: "Di kampus (Cambridge) saya pertama kali sadar akan peran kreatif politik dalam membentuk urusan manusia, dan saya berutang banyak pada besar guru saya Joan Robinson dan Nicholas Kaldor.[2] Joan Robinson adalah seorang guru yang brilian, dan dia juga berusaha untuk membangkitkan kesadaran batin murid-muridnya dengan cara yang tidak mudah dicapai oleh orang lain.[2] Ia mempertanyakan saya banyak hal dan membuat saya berpikir suatu hal yang tak terpikirkan sebelumnya.[2] Ia mengemukakan interpretasi sayap kiri Keynes, mempertahankan bahwa negara harus memainkan peran lebih banyak jika Anda benar-benar ingin menggabungkan pembangunan dengan keadilan sosial."[2]

Rujukan

  1. 1 2 3 Emani, Zohreh, 2000, "Joan Robinson" in Robert W. Dimand et al. (eds), A Biographical Dictionary of Women Economists, Edward Elgar.
  2. 1 2 3 4 Harcourt, G. C., 1995, Obituary: Joan Robinson 1903–1983, Economic Journal, Vol. 105, No. 432. (September 1995), pp. 1228–1243.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan