Sabtu, 03 Oktober 2026
19:16 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Jinshi

Bagikan:
Jinshi
Hanzi tradisional: 進士
Hanzi sederhana: 进士
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: jìnshì
- Wade-Giles: chin⁴-shih⁴

Jinshi (Hanzi:進士; Pinyin:jìnshì) adalah tingkat tertinggi dan terakhir dalam ujian kenegaraan pada masa Kekaisaran Tiongkok.[1][2] Ujian ini biasanya diadakan di ibu kota, di dalam istana, sehinga disebut juga Ujian Ibu kota. Mereka yang berhasil lulus ujian tingkat akhir ini dinamakan "jinshi", terkadang diterjemahkan menjadi Sarjana Kekaisaran oleh sumber berbahasa Inggris.

Istilah jinshi pertama kali dibuat setelah ujian pegawai negeri dilembagakan. Awalnya terdiri dari enam tingkat tetapi kemudian dikonsolidasikan menjadi satu tingkat saja. Sistem ini pertama kali muncul pada masa Dinasti Han (206SM-220M).[2] Sepanjang Dinasti Tang, setiap tahun sekitar 1-2 persen peserta ujian berhasil memperoleh gelar jinshi dari total sekitar seribu hingga dua ribu peserta ujian.[3]

Peraih gelar jinshi meningkat pada masa Dinasti Song, sehingga sebagian besar pejabat senior Dinasti Song bergelar jinshi.[4]

Dinasti Ming melanjutkan sistem ujian pegawai negeri yang jadwalnya sempat tidak teratur pada masa Dinasti Yuan. Setelah pemerintahan Kaisar Zhengtong dari Ming, diterapkan peraturan bahwa hanya yang bergelar jinshi yang bisa masuk Akademi Hanlin. Rata-rata ada 89 lulusan yang bergelar jinshi per tahunnya.[5] Namun selama Dinasti Qing, terdapat sekitar 102 lulusan bergelar jinshi setiap tahunnya.

Nilai tertinggi jinshi disebut zhuangyuan, istilah ini masih digunakan hingga sekarang dalam gaokao, ujian masuk perguruan tinggi negeri di Tiongkok.

Referensi

  1. ↑ The Chinese Imperial Examination System: An Annotated Bibliography.
  2. 1 2 Hagras, Hamada (2019-12-20). "The Ming Court as Patron of the Chinese Islamic Architecture: The Case Study of the Daxuexi Mosque in Xi'an". SHEDET (6): 134–158. doi:10.36816/shedet.006.08.
  3. ↑ Fu, Zhengyuan. Autocratic Tradition and Chinese Politics. hlm. 98.
  4. ↑ History of Song
  5. ↑ Ho 1962


40px-Flag-map_of_the_Greater_People%27s_Republic_of_China.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Tiongkok ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan