Minggu, 04 Oktober 2026
12:54 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Jejaring bambu

Jejaring bambu

Bagikan:
Artikel ini berisi tentang model bisnis. Untuk penggunaan pada saat Perang Dingin, lihat Tirai Bambu.
Jejaring Bambu
Peta dari Jejaring Bambu
Legend
  Jejaring bambu
  wilayah Tiongkok Raya
Negara dan teritori Kamboja
 Indonesia
 Laos
 Malaysia
Myanmar Myanmar
 Filipina
 Singapura
 Thailand
 Vietnam
Bahasa dan keluarga bahasaTionghoa, Inggris, Myanmar, Filipino, Melayu, Indonesia, Thailand, Vietnam, dan banyak lainnya
Kota-kota utamaThailand Bangkok
Vietnam Kota Ho Chi Minh
Indonesia Jakarta
Malaysia Kuala Lumpur
Myanmar Mandalay
Filipina Manila
Kamboja Phnom Penh
Singapura Singapura
Laos Vientiane

Jejaring bambu adalah istilah yang mengacu kepada konsep hubungan antara bisnis tertentu yang dioperasikan oleh Tiongkok di luar negeri di Asia Tenggara. Hal ini menghubungkan masyarakat Tionghoa di luar negeri di Asia Tenggara (Malaysia, Indonesia, Thailand, Vietnam, Filipina, dan Singapura) dengan ekonomi Tiongkok yang lebih besar (Tiongkok daratan, Hong Kong, Makau, dan Taiwan).[1] Perusahaan Tiongkok di luar negeri memiliki peran penting dalam sektor swasta di Asia Tenggara, dan biasanya dikelola sebagai bisnis keluarga dengan birokrasi terpusat.[1] Penulis esai India, Pankaj Mishra, menulis dalam The New York Review of Books, menjuluki jejaring bambu sebagai "kekuatan ekonomi terbesar di Asia di luar Jepang."[2]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 Murray L Weidenbaum (1 Januari 1996). The Bamboo Network: How Expatriate Chinese Entrepreneurs are Creating a New Economic Superpower in Asia. Martin Kessler Books, Free Press. hlm. 4–5. ISBN 978-0-684-82289-1.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Mishra, Pankaj (April 25, 2013). "Asia: 'The Explosive Transformation'". The New York Review of Books.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan