Sabtu, 31 Oktober 2026
07:18 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Jaro, Tabalong

Jaro, Tabalong

kecamatan di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan

Bagikan:
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Jaro, Tabalong" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Jaro
Kantor camat Jaro
Kantor kecamatan Jaro
250px-Letak-kec-jaro-tabalong.PNG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta lokasi Kecamatan Jaro
Koordinat: 1°50′50″S 115°37′30″E / 1.8471733°S 115.62489067°E / -1.8471733; 115.62489067
Negara Indonesia
ProvinsiKalimantan Selatan
KabupatenTabalong
Pemerintahan
 • CamatJirham Fauzi, S.Sos
Populasi
 • Total14,138 jiwa (2.010) jiwa
Kode Kemendagri63.09.11 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS6309110 Suntingan nilai di Wikidata
Luas819 km²
Kepadatan40 jiwa/km²
Desa/kelurahan9/-
Peta interaktif
osm-intl,10,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Jaro%2C_Tabalong&revid=28437706&groups=_a8b932d193d2efcd0769384c376207fcae3d5a2f&parser=parsoid
Untuk kota di Filipina, lihat Jaro, Leyte.

Jaro adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Tabalong, provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia. Jaro berbatasan langsung dengan provinsi Kalimantan Timur.

Hampir seluruh batas-batas wilayah Kecamatan Jaro dikelilingi oleh kecamatan Muara Uya, kecuali bagian timur yang berbatasan dengan Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

Kehidupan Ekonomi

Sebagian besar penduduk Jaro bekerja di bidang perkebunan. Komoditas karet menjadi andalah utama selain perikanan dan perdagangan. Pasar Jaro sangat ramai ketika hari sabtu sebab hari itu merupakan hari pasar.

Sosial Budaya

Menilik dari sejarah bahwa banyak orang-orang Jawa pada masa pendudukan Belanda ditempatkan di wilayah ini untuk membangun jembatan, jalan raya, irigasi, dan bendungan. Keturunan Jawa di Jaro banyak ditemui di Kampung Jawa dan Penghijauan. Bulan Maulid dirayakan meriah oleh masyarakat Jaro. Di Bulan ini, tiap hari kecuali Jumat diadakan pengajian maulid. Pengajian ini bergiliran dari kampung ke kampung hingga sebulan penuh.

Pada Awalnya, sewaktu Kecamatan Jaro belum ada bahkan kabupaten tabalong pun belum ada.., wilayah kecamatan jaro sekarang dulunya adalah merupakan wilayah dari kerajaan suku dayak Pasir Balingkong. Yang konon Rakyat nya terdiri dari beberapa aliran, yang antaranya adalah Dayak Q'O (baca ke'o), Dayak dusun Deah, Dayak Bokor yang membawahi dayak Bawo Uwi, dan Dayak Luangan. Baru pada tahun 1965 pemekaran kabupaten tabalong dengan batas wilayah Gunung Halat, dengan yang menjabat kepala desa pertama-nya adalah bpk Sunting Abdullah.

Jauh sebelum terjadi pemekaran Kabupaten tabalong tersebut, pada tahun 1955 desa jaro sudah ada. Akan tetapi namanya masih DESA JAROW, yang merupakan nama pemberian suku dayak Q'O yang artinya "Desa Paling Ujung". Dan setelah tokoh-tokoh agama islam berdatangan dan bermasyarakat ke desa JAROW, nama JAROW dirubah menjadi JARO. Di mana setiap abjad JARO mempunyai makna J sebagai Jujur, A sebagai Aman, R sebagai Rukun, dan O sebagai Orang yang Bermasyarakat.

Informasi tambahan : Sebelum imigran dari pulau jawa berdatangan ke desa jaro tahun 1962, desa jaro sudah bernama Desa JARO dan sebagai kepala desa-nya masih bpk Sunting Abdullah (jaman G/30 SPKI).

Pendidikan

Tahun 2006 didirikan SMA Negeri 1 Jaro yang dipimpin oleh H. Taufikurrahman, S.Pd, sebelumnya lulusan SMP harus menuju ke luar kecamatan untuk melanjutkan sekolah. Saat ini SMA Negeri 1 Jaro menjadi lebih maju dengan sederet prestasi di tingkat provinsi maupun nasional. Selanjutnya sesuai dengan harapan masyarakat, pada medio 2010 didirikan pula SMK Negeri 1 Jaro yang membuka Jurusan Teknologi Informasi.

Berikut daftar sekolah/ lembaga pendidikan di Kecamatan Jaro

Objek wisata


Ikon rintisan

Artikel bertopik kecamatan di Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan