Jumat, 02 Oktober 2026
01:26 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti

January Christy

Bagikan:
January Christy
Lahir
Krestini Anggraini Wiradisuria

(1958-01-17)17 Januari 1958
Meninggal16 September 2016(2016-09-16) (umur 58)
Nama lainJanuary Christy
PekerjaanPenyanyi
Masa aktif1976–2016
Orang tuaRachmat Wiradisuria (ayah)
Karier musik
Genre
Instrumen
Label
Prosound Records

Krestini Anggraini (17 Januari 1958 – 16 September 2016),[1] dikenal secara profesional sebagai January Christy, adalah penyanyi Indonesia. Ia memiliki suara unik dan mulai dikenal dengan lagu "Melayang" ciptaan grup musik jazz 2D – Dian Pramana Poetra dan Deddy Dhukun.[2]

Christy memiliki warna vokal yang sangat unik, terdengar tebal dan berat untuk jenis alto, bahkan terkadang sering dikira sebagai suara pria, terlebih penampilannya yang butchy layaknya pria. Ia telah merilis empat album, diantaranya Melayang (1986), Aku Ini Punya Siapa (1987), Mana (1989) dan Tutup Mata (1990).[3]

Karier

Sebelum berkarier di Indonesia, Christy pernah melakukan rekaman di Jerman dan terhitung sukses.[4] Album pertamanya Melayang berisi lagu-lagu yang bagus dalam segi lirik dan musik, salah satunya lagu hits yang berjudul sama dengan album tersebut.[5] Diceritakan pengamat musik Bens Leo, Christy adalah sosok pemalu. Dia cenderung menghindari tampil energik di atas panggung layaknya penyanyi pada masanya. Bahkan, dia memilih suasana studio yang gelap saat rekaman agar tidak dilihat orang.[6]

Album Melayang yang diaransemen oleh James F. Sundah dan Erwin Gutawa ini menghadirkan hit single "Melayang" ciptaan 2D, Dian Pramana Poetra dan Deddy Dhukun. Dengan aransemen jazz yang kuat, lagu "Melayang" nyatanya mampu mengikat penggemar musik Indonesia pada zamannya. Penyelenggara BASF Awards bahkan membuka kategori baru, Pop Jazz, untuk mengakomodasi gaya musik yang dibawakan January Christy.[7]

Kerja sama dengan keempat musisi kenamaan Indonesia tersebut dilanjutkan oleh Christy di album Aku Ini Punya Siapa pada tahun 1987. Lagu "Aku Ini Punya Siapa" ciptaan Dian Pramana Poetra dan Deddy Dhukun juga meledak dan menjadi hits. Ia kemudian meluncurkan album ketiga bertajuk Mana di tahun 1989, yang menampilkan hit single "Mana" yang juga diciptakan oleh Dian Pramana Poetra dan Deddy Dhukun. Selain "Mana", singel lainnya yang terkenal seperti "Dunia Bukan Surga" dan "Melati Putih". Pada tahun 1991, album keempat Christy diluncurkan yang berjudul Tutup Mata kurang terdengar di pasaran. Beberapa lagunya seperti "Putih", "Tutup Mata", dan "Salam Mentari".[8]

Setelah istirahat selama sepuluh tahun, ia kembali merilis album lagu Putra Sang Fajar pada tahun 2001. Album ini merupakan album kumpulan hits dari tiga album sebelumnya. Christy menambahkan dua lagu baru dialbum ini yakni "Putra Sang Fajar" dan lagu "Tertawalah".[8]

Karya Christy pun diapresiasi melalui berbagai penghargaan, seperti penghargaan musik BASF Awards yang merupakan cikal bakal dari Anugerah Musik Indonesia (AMI). Christy menjadi penyanyi pertama yang mendapatkan penghargaan di BASF Awards sebagai penyanyi jazz terbaik di tahun 1987.[8]

Kehidupan Pribadi

Ia merupakan anak dari Rachmat Wiradisuria yang pernah menjabat sebagai Menteri Departemen Cipta Karya dan Konstruksi Kabinet Dwikora II (Mei-Juli 1966). Dari sang ayah, diketahui Ia masih keturunan langsung dari Pangeran Sugih dari Kerajaan Sumedang Larang.[9]

Diskografi

Album

Kompilasi

Referensi

  1. ↑ Komarudin (16 September 2016). "Penyanyi Lawas January Christy Meninggal Dunia". Bintang.com. Diakses tanggal 22 Januari 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Wira, Ni Nyoman (16 September 2016). "Legendary jazz singer January Christy passes away". The Jakarta Post (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 26 Mei 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Mandiri, Ardi; Aban, Rinaldi (16 September 2016). "Fakta January Christy yang Jarang Diketahui". Suara.com. Diakses tanggal 26 Mei 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Suprapto (16 September 2016). "January Christy: Rekaman di Jerman sampai Ditangkap karena Narkoba". Tribunnews.com. Diakses tanggal 26 Mei 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Riswinanti (16 September 2016). "Melayang, Curhatan January Christy yang Terbawa Asap Nirwana". Fimela.com. Diakses tanggal 26 Mei 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Alpito, Agustinus Shindu (16 September 2016). Iskandar, Fitra (ed.). "January Christy, Si Biduan yang Pemalu". Medcom.id. Diakses tanggal 26 Mei 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Alpito, Agustinus Shindu (16 September 2016). Yanuar, Elang Riki (ed.). "Cerita di Balik Kesuksesan Lagu Melayang January Christy". Medcom.id. Diakses tanggal 26 Mei 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. 1 2 3 Octama, Carla Isati (16 September 2016). "Mengenang Perjalanan Karier January Christy". Beritasatu.com. Diakses tanggal 26 Mei 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "Instagram". www.instagram.com. Diakses tanggal 2025-07-04.
Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi penyanyi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan