Minggu, 01 November 2026
00:12 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Jan Gotlib Bloch

Jan Gotlib Bloch

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2022)
Jan Gotlib Bloch
250px-%C5%9A._p._Jan_Bloch_%2855665%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir(1836-07-24)24 Juli 1836
Meninggal25 Desember, 1902/1901

Jan Gotlib Bloch (24 Juli 1836 – 25 Desember 1902), juga dikenal sebagai Ivan Stanislavovic Bloch, adalah bankir Polandia dan pemodal rel kereta api yang juga mempelajari studi peperangan era industrial modern. Kemenangan menyeluruh Prussia atas Prancis pada tahun 1870 membangkitkan minatnya, dan peristiwa ini memberikan kesan bahwa pemecahan masalah diplomatik melalui peperangan telah menjadi usang di Eropa. Dia menerbitkan karya utamanya yang terdiri atas 6 volume, La Guerre Future, pada tahun 1898 di Paris.

Pemikiran Bloch tentang perang

Kupasan terinci Bloch tentang peperangan modern, serta implikasi taktis, strategis dan politisnya, dibaca luas di Eropa. Argumen utama Bloch adalah:

  • Teknologi persenjataan baru (seperti bubuk mesiu tidak berasap, rancangan senapan yang semakin baik, senapan mesin Maxim, telah menyebabkan manuver di medan terbuka, seperti serbuan bayonet dan kavaleri menjadi usang. Bloch menyimpulkan bahwa perang antara negara-negara adidaya akan berupa perang parit dan bahwa serangan kilat dan kemenangan menentukan akan menjadi masa lampau. Dia mampu menghitung bahwa prajurit yang bertahan di parit akan empat kali lebih unggul daripada infanteri yang maju di medan terbuka.
  • Negara-negara industri terpaksa memecah kebuntuan yang terjadi dengan mengerahkan pasukan berjumlah jutaan orang, dibandingkan dengan jumlah puluhan ribu orang yang terlibat dalam peperangan terdahulu. Peperangan seperti ini tidak dapat diselesaikan dengan cepat.
  • Perang akan menjadi duel keperkasaan industri, ajang saling menghabiskan kekuatan ekonomi. Pergeseran ekonomi dan sosial yang parah akan berakibat risiko kelaparan, wabah, kerusakan organisasi sosial dan revolusi dari bawah.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan