Jumat, 23 Oktober 2026
00:40 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Jamur maitake

Jamur maitake

Bagikan:
Jamur kepala domba
250px-Eikhaas.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Divisi:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
G. frondosa
Nama binomial
Grifola frondosa
(Dicks.) Gray (1821)
Sinonim
  • Boletus frondosus Dicks. (1785)
  • Polyporus frondosus Fr.[1]
Artikel takson sembarang

Maitake atau jamur kepala domba (Grifola frondosa) diambil dari bahasa jepang, adalah sebuah jenis jamur yang dikenal sebagai baik sayur maupun obat herbal.

Deskripsi

Pertengahan tahun 1980 para ilmuwan Jepang menemukan jamur lain yang lebih potensial dibandingkan jamur-jamur yang pernah dipelajari sebelumnya. Jamur tersebut adalah Maitake (Grifola Frondosa), jamur raksasa sebesar bola basket, yang juga disebut sebagai "Raja Jamur". Maitake yang secara harfiah di Jepang berarti "Dancing Mushroom".

Jamur ini dinamai demikian karena orang-orang yang menemukan jamur ini dipedalaman pegunungan akan riang menari karena rasanya yang nikmat dan manfaatnya bagi kesehatan. Maitake ditemukan juga di Amerika dan menamainya "Hens of the Wood" (ayam betina yang berasal dari kayu).[2]

250px-Jamur-maitake.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
jamur maitake

Maitake merupakan jamur yang paling berharga di Jepang. Orang-orang tidak akan memberi tahu (meskipun kepada saudaranya sendiri) di mana mereka mendapatkan jamur itu. Maitake sulit untuk ditemukan karena membutuhkan kondisi-kondisi lingkungan yang sangat sensitif, seperti kandungan oksigen, karbondioksida, suhu, kelembapan tertentu. Upaya untuk membudi dayakan jamur Maitake ini pun sulit sehingga jamur ini disebut "A Mushroom in Phantasm" (Jamur Fantasi), sampai seorang petani Jepang bernama Yoshinobu Ordaira berhasil membudidayakan jamur Maitake sehingga "Jamur Fantasi" pun menjadi "Jamur Kenyataan".

Manfaat biologis

Manfaat biologis dari jamur maitake ini diteliti oleh Prof. Hiroaki Nanba sebagai bahan suplemen yang bisa membantu dalam pengobatan tumor, di akhir tahun 1980an.[3] Setelah mempelajari manfaat-manfaat dari jamur selama lebih dari 20 tahun, Prof.Dr.Hiroaki Nanba menuturkan bahwa dari semua studi jamur, Maitake (Grifola Frondosa) memiliki aktivitas yang kuat dalam menghambat pertumbuhan kanker, baik digunakan secara oral maupun secara intra peritoneal. Pengobatan kanker dengan Maitake tidak menimbulkan efek samping yang merugikan, dan biayanya jauh lebih rendah dibandingkan pengobatan konvensional.

Ukuran jamur

  • Ukuran Jamur bisa 3 kaki
  • Berat: 5-10 pound (sering sampai 50 pon )
  • Lebar cap: ¾ - 3 inci.

Habitat

Semua jenis jamur bersifat heterotrof. Jamur berhabitat pada bermacam-macam lingkungan dan berasosiasi dengan banyak organisme. Meskipun kebanyakan hidup di darat, beberapa jamur ada yang hidup di air dan berasosiasi dengan organisme air. Jamur yang hidup di air biasanya bersifat parasit atau saprofit, dan kebanyakan dari kelas Oomycetes. Untuk habitat jamur Maitake sendiri sangat memengaruhi efektivitasnya. Tumbuh besar circular di tanah atau dasar sisa pohon atau tunggul. tumbuh di hutan terutama di hutan lembap atau di dasar sungai, di mana ada banyak pohon-pohon tua.

Referensi

  1. ↑ McIlvaine, Charles; Robert K. Macadam; and Robert L. Shaffer. 1973. One Thousand American Fungi. Dover Publications. New York. 729 pp. (Polyporus frondosus, pp. 482-483 & Plate CXXVIII.)
  2. ↑ http://eol.org/pages/196141/hierarchy_entries/58797920/overview
  3. ↑ Adachi, K., Nanba, H., Kuroda, H. Potentiation of host-mediated anti-tumor activity in mice by beta-glucan obtained from Grifola frondosa (maitake). Chem. Pharm. Bull. 1987. 35(1):262-70.

Bacaan lebih lanjut

  • Nanba, H., Kumar, P. The Therapeutics of Maitake Mushroom in Japan. Kobe, Japan: New Editions Health World.

1995. p21

  • Alonso, E.N. et.al. Genes related to suppression of malignant phenotype induced by Maitake D-Fraction in breast

cancer cells. J. Med. Food. 2013 Jul;16(7):602-17.

  • Fukushima M, Ohashi T, Fujiwara Y, Sonoyama K, Nakano M. Cholesterol-lowering effects of maitake (Grifola

frondosa) fiber, shiitake (Lentinus edodes) fiber, and enokitake (Flammulina velutipes) fiber in rats. Exp Biol Med. 2001. 226(8) 758-65.

  • Ohtskuru M, Horio H, Masui H. Angiotensin-I-converting enzylme inhibitory peptides from pepsin digest of Maitake

(Grifola frondosa) Food Sci Technol Res. 2000;6:9–11.

  • Shigesue, K., Kodama, N., Nanba, H., Effects of maitake (Grifola frondosa) polysaccharide on collagen-induced

arthritis in mice. Jpn J Pharmacol. 2000. 84(3):293-300.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan