Sabtu, 31 Oktober 2026
10:21 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Iurie Arcan

Bagikan:
Iurie Arcan
Informasi pribadi
Tanggal lahir 15 November 1964 (umur 61)
Tempat lahir Chișinău, Republik Sosialis Soviet Moldavia
Tinggi 174 m (570 ft 10+1⁄2 in)
Posisi bermain Gelandang
Karier senior*
Tahun Tim Tampil (Gol)
1983–1985 Nistru Chişinău 62 (2)
1985–1987 Dinamo Brest 25 (2)
1987–1989 Zaria Bălți 20 (3)
1987–1988 →Nistru Chişinău (pimjam) 8 (0)
1989–1990 FC Tighina 19 (1)
1990–1992 Czuwaj Przemyśl 20 (0)
1992–1995 Bugeac Comrat 68 (4)
1995–1996 Codru Călăraşi 35 (4)
Kepelatihan
1999–2004 Persita Tangerang
2005–2006 Persija Jakarta
2006–2007 Persib Bandung
2007–2008 Persik Kediri
2008–2009 Persebaya Surabaya
2010–2011 Semen Padang
2013–2014 Madura United
2014–2016 Pusamania Borneo
2016–2017 Karketu Dili
2017–present Cilegon United
* Penampilan dan gol pada klub senior hanya dihitung dari liga domestik

Iurie Arcan (lahir 15 November 1964) adalah seorang pelatih sepak bola asal Moldova yang merupakan mantan pelatih Persebaya Surabaya pada musim 2008. Iurie pertama kali datang ke Indonesia pada 2005 dan dia langsung melatih Persija Jakarta. Prestasinya bisa dibilang lumayan untuk pelatih pendatang kala itu. Pria yang beristrikan Santi Sucihati itu sukses membawa Persija ke final Divisi Utama Liga Indonesia 2005, sayang, timnya kalah dari Persipura Jayapura 1–2. Lagi-lagi, Persija asuhannya harus kalah 3–4 dari Arema Malang dalam Final Piala Indonesia.

Semusim setelahnya, dia menangani Persib Bandung untuk Divisi Utama Liga Indonesia 2007, tetapi pada pertengahan putaran kedua, dia mengundurkan diri dan digantikan oleh Jajang Nurjaman dan Robby Darwis.

Saat Badan Liga Indonesia memulai sistem regulasi terbaru untuk Liga Indonesia dengan mengadakan Liga Super Indonesia mulai musim 2008/2009, dia ditunjuk melatih Persik Kediri hingga akhir musim. Namun, lagi-lagi kontrak itu tak dijalaninya selama semusim karena Persik melakukan rasionalisasi gaji sebesar 60%. Dia lebih memilih mengundurkan diri. Namun keberuntungan Iurie sepertinya masih ada, salah satu klub besar yang bermain di musim 2008, Persebaya mengontraknya dari putaran kedua menggantikan posisi Freddy Muli.

Pranala luar

Kepala pelatih – Persib Bandung

Suryamin (1994) · Thohir (1994–95) · Iskandar (1996–98) · M. Suryamin (1998–99) · Thohir (2000–01) · Syamsudin (2001–02) · Sledzianowski (2003) · Sukowiyono (2003) · Paez (2003–06) · Soendoro (2006) · Iurie (2007) · Djanur & Darwis (2007–08) · Hartono (2008–10) · Darwis (2010) · Janacković (2010) · Čučković (2010) · Roekito (2010–11) · Mamić (2011–12) · Darwis (2012) · Djanur (2012–15) · Antonić (2016) · Herrie (2016) · Djanur (2016–17) · Herrie (2017) · Gómez (2017–18) · Radović (2018–19) · Alberts (2019–22) · Milla (2022–23) · Budiman (2023) ·

Hodak (2023) ·
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan