Selasa, 13 Oktober 2026
19:16 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM

Ismet Fanany

Bagikan:
Ismet Fanany
Lahir9 April 1952 (umur 74)
Almamater- Cornell University, Amerika Serikat
- IKIP Malang, Jawa Timur
- IKIP Padang, Sumatera Barat
PekerjaanPengajar, sastrawan
- Ketua Program Bahasa dan Kajian Indonesia di Universitas Deakin, Melbourne, Australia
Pasangan menikahRebecca Fanany

Prof. Ismet Fanany, Ph.D. (lahir 9 April 1952) adalah seorang pengajar dan sastrawan Indonesia. Ia dipercaya menjadi Ketua Program Bahasa dan Kajian Indonesia di Universitas Deakin, Melbourne setelah mengabdi beberapa tahun sebagai Ketua Jurusan Bahasa dan Kajian Asia di Universitas Tasmania, Australia.[1] Sebelumnya, ia mengajar di Jurusan Kajian Melayu di National University of Singapore.

Riwayat

Kehidupan pribadi

Ismet Fanany lahir pada 9 April 1952 di Kotopanjang, Tanah Datar, Sumatera Barat. Ia menikah dengan seorang perempuan asal Amerika Serikat yang bernama Rebecca Fanany dan telah dikaruniai dua orang anak.

Pendidikan

Karier

Ismet telah menulis sejak ia masih duduk di bangku sekolah menengah. Cerpen pertamanya dimuat di Harian Haluan, Padang sewaktu ia masih duduk di bangku kuliah Jurusan Bahasa Inggris IKIP Padang, sedangkan novel pertamanya berjudul Kusut diterbitkan pada tahun 2003 oleh Dian Aksara Press, Bandung.

Sebagai seorang sastrawan, cerpenis dan kolumnis, Ismet telah menghasilkan banyak karya dalam bentuk novel dan cerpen yang dimuat di media, diantaranya di Harian Kompas. Beberapa cerpen hasil karyanya dinobatkan sebagai cerpen terbaik Kompas, yaitu Separoh Jalan (1996) dan Hadiah dari Rantau (1997). Pada tahun 2002, Kompas kembali menobatkan cerpen karyanya Batu Menangis sebagai cerpen terbaik Kompas.[2]

Dua novel karya Ismet terpilih oleh National Endowment for the Arts (NEA), sebuah badan pemberi dana nasional Amerika Serikat dalam bidang kesusasteraan. Lembaga tersebut kemudian mendanai penerbitan Bulan Susut ke dalam Bahasa Inggris, yang terjemahannya dikerjakan oleh istrinya, Rebecca Fanany.

Jabatan

  • Ketua Program Bahasa dan Kajian Indonesia di Universitas Deakin, Melbourne, Australia (1998)
  • Ketua Jurusan Bahasa dan Kajian Asia di Universitas Tasmania, Australia (1993)
  • Dosen Jurusan Kajian Melayu di National University of Singapore (1992-1993)

Karya tulis

  • Separoh Jalan (cerpen dalam koleksi cerpen Kompas Pistol Perdamaian) (1996)
  • Hadiah dari Rantau (cerpen dalam koleksi cerpen Kompas Anjing-anjing Menyerbu Kuburan) (1997)
  • Batu Menangis (cerpen dalam koleksi cerpen Kompas Jejak Tanah) (2002)
  • Kusut (novel, diterbitkan oleh Dian Aksara Press, Bandung) (2003)
  • Bulan Susut (novel, diterbitkan oleh Kompas)
  • The Wisdom of Malay Proverbs (buku, bersama istrinya, Rebecca Fanany)

Referensi

  1. ↑ "Deakin University, Melbourne, Australia". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-05-11. Diakses tanggal 2013-04-09.
  2. ↑ Indonesia and the Malay World

Pranala luar


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan