Selasa, 22 September 2026
18:19 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Isaaq

Isaaq

klan Somali

250px-Sheekh_Isaaq.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Makam pendiri klan Isaaq

Isaaq (bahasa Somali:Reer Sheekh Isxaaq) adalah salah satu klan utama Somali.[1] Klan ini termasuk di antara keluarga klan terbesar di Tanduk Afrika, dengan wilayah tradisional yang luas dan padat penduduk. Menurut legenda tradisional, orang Isaaq mengklaim sebagai keturunan Sheikh Ishaaq bin Ahmed, seorang ulama Islam yang diyakini datang ke Somaliland pada abad ke-12 atau ke-13 dan menikahi dua perempuan, salah satunya berasal dari klan lokal Dir.[2] Ia dikatakan memiliki delapan putra yang menjadi leluhur bersama bagi seluruh subklan keluarga Isaaq. Sheikh Ishaaq menetap di Maydh hingga wafat di sana.[3]

Sebaran

Menurut perkiraan tahun 2015, jumlah orang Isaaq diperkirakan mencapai 3–4 juta jiwa,[4] atau sekitar 22% dari seluruh populasi Somali.[5]

Klan Isaaq memiliki wilayah tradisional yang sangat luas dan padat penduduk, mencakup sekitar 80% populasi Somaliland.[6][7] Mereka tersebar di enam wilayah utama Somaliland: Awdal, Marodi Jeh, Togdheer, Sahil, Sanaag, dan Sool. Selain itu, komunitas besar Isaaq juga menetap di Wilayah Somali di Ethiopia, terutama di bagian timur yang dikenal sebagai Hawd atau Wilayah Cadangan, yang sebagian besar dihuni oleh masyarakat Isaaq. Subklan Habr Yunis bernama Damal Muse (juga dikenal sebagai Dir Rooble)[8] juga bermukim di wilayah Mudug, Somalia.[9] Sementara itu, klan Habarnoosa dari suku Hadiya di Zona Hadiya mengklaim sebagai keturunan subklan Habr Yunis dari Isaaq.[10]

Komunitas Isaaq juga tersebar di Naivasha, Kenya, di mana kelompok Ishaakia menjadi bagian besar dari populasi lokal, serta di Djibouti, tempat mereka membentuk sekitar 20% penduduk negara tersebut.[11]

Klan Isaaq merupakan kelompok terbesar di Somaliland. Lima kota terbesar di Somaliland — Hargeisa, Burao, Berbera, Erigavo, dan Gabiley — mayoritas penduduknya adalah orang Isaaq, yang secara historis berasal dari wilayah Zeila.[12][13][14][15] Mereka mendominasi wilayah Marodi Jeh dan Togdheer, serta menjadi mayoritas di bagian barat dan tengah wilayah Sanaag, termasuk ibu kotanya, Erigavo.[16] Orang Isaaq juga memiliki kehadiran besar di bagian barat dan utara wilayah Sool;[17] subklan Habr Je’lo tinggal di distrik Aynabo, sedangkan subklan Habr Yunis dari cabang Garhajis menempati bagian timur distrik Xudun dan bagian barat distrik Las Anod.[18]

Selain itu, Isaaq memiliki diaspora besar di berbagai belahan dunia, terutama di Eropa Barat, Timur Tengah, Amerika Utara, serta beberapa negara Afrika lainnya.[19][20] Mereka termasuk di antara kelompok Somali pertama yang tiba di Britania Raya pada tahun 1880-an dan kemudian membentuk komunitas besar di berbagai kota seperti Cardiff,[21] Sheffield,[22] Bristol, serta wilayah timur London seperti Tower Hamlets dan Newham.[23][24] Di Kanada, komunitas Isaaq banyak bermukim di distrik York Utara dan Scarborough, Toronto.[25]

Referensi

  1. Lewis, I. M. (1994). Blood and Bone: The Call of Kinship in Somali Society. The Red Sea Press. hlm. 102. ISBN 9780932415936. isaaq noble.
  2. I.M. Lewis, A Modern History of the Somali, fourth edition (Oxford: James Currey, 2002), pp. 22–23.
  3. Adam, Hussein M. (1980). Somalia and the World: Proceedings of the International Symposium Held in Mogadishu on the Tenth Anniversary of the Somali Revolution, October 15–21, 1979 (dalam bahasa Inggris). Halgan.
  4. Minahan, James B. (2016-08-01). Encyclopedia of Stateless Nations: Ethnic and National Groups around the World (dalam bahasa Inggris). Bloomsbury Publishing USA. hlm. 184–185. ISBN 979-8-216-14892-0.
  5. Briggs, Philip (2012). Somaliland: With Addis Ababa & Eastern Ethiopia (dalam bahasa Inggris). Bradt Travel Guides. hlm. 28. ISBN 978-1-84162-371-9.
  6. Wiafe-Amoako, Francis (2018). Africa. 2018-2019, 53rd edition. Lanham, MD. hlm. 238. ISBN 978-1-4758-4179-4. OCLC 1050870928.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)
  7. "Somaliland between clans and November elections". New Internationalist. 2017. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 Juni 2023. Diakses tanggal 24 Januari 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. "Abtirsi.com : Damal "Dir Roble" Muse Arre". www.abtirsi.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 Februari 2024. Diakses tanggal 2024-02-28.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. Mataan, Asad Cabdullahi (2012-11-28). "Qabaa'ilka Soomaalidu ma isbahaysi baa, mise waa dhalasho?". Caasimada Online (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Oktober 2021. Diakses tanggal 2021-07-12.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. Zeitschrift für Ethnologie (dalam bahasa Jerman). Springer-Verlag. 1957. hlm. 71, 75. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Agustus 2023. Diakses tanggal 10 Juli 2023.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. "Somalia: Information on the Issa and the Issaq". Refworld. Research Directorate, Immigration and Refugee Board, Canada. 1 Maret 1990. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Februari 2023. Diakses tanggal 10 Oktober 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. Burton, Richard (2011-07-07). First Footsteps in East Africa. Cambridge University Press. ISBN 978-1-108-03030-4.
  13. Immigration and Refugee Board of Canada, Somalia: Information on the ethnic composition in Gabiley (Gebiley) in 1987–1988 Diarsipkan 22 May 2024 di Wayback Machine., 1 April 1996, SOM23518.E [accessed 6 October 2009]
  14. Tekle, Amare (1994). Eritrea and Ethiopia: From Conflict to Cooperation (dalam bahasa Inggris). The Red Sea Press. ISBN 9780932415974. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 Mei 2024. Diakses tanggal 28 November 2020.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. Briggs, Philip (2012). Somaliland: With Addis Ababa & Eastern Ethiopia (dalam bahasa Inggris). Bradt Travel Guides. ISBN 978-1-84162-371-9. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 April 2023. Diakses tanggal 15 Maret 2023.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. United Nations High Commissioner for Refugees. "Report on the Fact-finding Mission to Somalia and Kenya (27 October – 7 November 1997)". Refworld (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Oktober 2020. Diakses tanggal 2017-11-17.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. "Beyond Fragility: A Conflict and Education Analysis of the Somali Context" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 30 Agustus 2018. Diakses tanggal 24 Maret 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. "EASO Country of Origin Information Report" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 15 Juni 2016. Diakses tanggal 2020-01-27.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  19. "Member Profile Somaliland: Government of Somaliland" (PDF). Unrepresented Nations and Peoples Organization: 4. Januari 2017. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 16 September 2023. Diakses tanggal 3 Februari 2024.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  20. "When is a nation not a nation? Somaliland's dream of independence". The Guardian (dalam bahasa Inggris). 2018-07-20. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Juli 2023. Diakses tanggal 2022-03-04.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  21. Mosalski, Ruth (2015-03-26). "Cardiff becomes only second UK council to recognise the Republic of Somaliland". Wales Online (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Oktober 2022. Diakses tanggal 2024-02-03.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  22. "Somaliland Hails British Step Forward in Independence Bid". Voice of America (dalam bahasa Inggris). 2014-04-05. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Februari 2024. Diakses tanggal 2024-02-03.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  23. Galipo, Adele (2018-11-08). Return Migration and Nation Building in Africa: Reframing the Somali Diaspora (dalam bahasa Inggris). Routledge. ISBN 978-0-429-95713-0. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 Mei 2024. Diakses tanggal 3 Februari 2024.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  24. Liberatore, Giulia (2017-06-29). Somali, Muslim, British: Striving in Securitized Britain (dalam bahasa Inggris). Taylor & Francis. hlm. 106. ISBN 978-1-350-02773-2. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 Mei 2024. Diakses tanggal 3 Februari 2024.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  25. Berns MacGown, Rima (1999). Muslims in the diaspora: the Somali communities of London and Toronto. Toronto: University of Toronto Press. hlm. 23. ISBN 978-0-8020-8281-7.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan