Rabu, 04 November 2026
11:24 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Irene Khan

Irene Khan

Bagikan:
Irene Khan
আইরিন খান
250px-Irene-Khan-PIA_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir24 Desember 1956 (umur 69)
PendidikanHukum
AlmamaterUniversitas Manchester
Sekolah Hukum Harvard
PekerjaanDirektur-Jenderal Organisasi Perkembangan Hukum Internasional
Pemberi kerjaUniversitas Salford
GelarKanselor
PendahuluProfesor Sir Martin Harris
Anak1 putri
KerabatMahbub Ali Khan (paman)

Irene Zubaida Khan (kelahiran 24 Desember 1956) adalah seorang pengacara Bangladesh yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Amnesty International ketujuh (2001-2009). Pada 2011, ia terpilih menjadi Direktur-Jenderal Organisasi Pengembangan Hukum Internasional (OPHI) di Roma, Italia, sebuah organisasi antar pemerintahan yang didedikasikan untuk mempromosikan peraturan hukum. Ia juga menjadi penyunting konsulting The Daily Star.

Kehidupan awal

Khan tumbuh di sebuah keluarga menengah yang relatif di Bangladesh. Ia menjadi bintang murid di St Francis Xavier's Green Herald International School, di mana ia memegang rekor di eksaminasi meninggalkan sekolah. Ia adalah putri dari Sikander Ali Khan, seorang dokter medikal yang tidak melakukan praktik; cucu dari Ahmed Ali Khan, seorang lulusan Universitas Cambridge; dan cicit dari Asdar Ali Khan, seorang dokter eminent dari Calcutta yang menjadi dokter pribadi Syed Hasan Imam. Pamannya Laksamana Muda Mahbub Ali Khan adalah pemimpin dari Angkatan Laut Bangladesh.

Pada masa kecilnya, Pakistan Timur (sekarang Bangladesh) bertarung untuk kemerdekaan dari Pakistan pada 1971. Pelecehan hak asasi manusia terjadi pada saat Perang Pembebasan Bangladesh membantu pembentukan titik kandang aktivis Khan ketika masa remaja. Ia meninggalkan Bangladesh ketika masih remaja untuk bersekolah di Irlandia Utara.[1]

Khan pindah ke Inggris, di mana ia mempelajari hukum di Universitas Manchester dan kemudian, di Amerika Serikat, di Sekolah Hukum Harvard. Ia mengkhususkan diri dalam bidang She specialized in public hukum internasional publik dan hak asasi manusia.[2]

Publikasi

  • 2009: The Unheard Truth: Poverty and Human Rights (W.W. Norton & Co.): ISBN 0-393-33700-6, diterjemahkan dalam bahasa Prancis, Jerman, Finlandia, Belanda, Italia, Korea, dan edisi khusus Asia Selatan oleh Viva, New Delhi.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Irene Khan". Fawcett Society. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-10-21. Diakses tanggal 4 Juni 2009.
  2. ↑ "Amnesty International's Secretary General becomes the University of Salford's new Chancellor". University of Salford. 10 Juli 2009. Diakses tanggal 22 Februari 2011.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Irene Khan.
Jabatan organisasi nirlaba
Didahului oleh:
Pierre Sané
Sekretaris-Jenderal Amnesty International
2001–2009
Diteruskan oleh:
Salil Shetty
Jabatan akademik
Didahului oleh:
Profesor Sir Martin Harris
Kanselor Universitas Salford
2009–sekarang
Petahana
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan