Rabu, 28 Oktober 2026
23:13 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Interreg

Bagikan:

Interreg, atau kerja sama teritorial Eropa (bahasa Inggris: European Territorial Cooperation), adalah program Uni Eropa yang mendukung kerja sama antarwilayah dan antarnegara untuk membantu pembangunan ekonomi dan sosial serta mengatasi hambatan akibat perbatasan.[1] Regulasi (UE) 2021/1059 menyebutnya tujuan kerja sama teritorial Eropa, yaitu jalur pendanaan tersendiri yang didukung Dana Pembangunan Regional Eropa (ERDF).[2] Program yang dimulai pada 1990 ini menjalani periode keenamnya, Interreg VI, pada 2021 sampai 2027 dengan dana hampir 10 miliar euro menurut Komisi Eropa.[3][1] Untuk anggaran jangka panjang UE, yaitu Kerangka Keuangan Multitahunan (KKM) 2028 sampai 2034, Komisi mengusulkan satu Rencana Interreg (Interreg Plan) yang mencakup seluruh Interreg.[4][5]

Sejarah dan dasar hukum

Interreg dikembangkan pada 1990 sebagai Prakarsa Komunitas (Community Initiative), sebutan bagi program khusus Masyarakat Eropa, pendahulu UE. Anggaran awalnya 1 miliar euro dan hanya mencakup kerja sama lintas batas.[1][3] Belakangan, cakupannya diperluas ke kerja sama transnasional, yang meliputi kawasan luas lintas negara, dan kerja sama antarwilayah, yang pesertanya tidak harus bertetangga.[1]

Interreg VI diatur oleh Regulasi (UE) 2021/1059 yang ditetapkan Parlemen Eropa dan Dewan pada 24 Juni 2021, terbit di Jurnal Resmi UE pada 30 Juni 2021, dan berlaku mulai 1 Juli 2021. Sesuai judulnya, Interreg didukung ERDF dan instrumen pembiayaan eksternal, yakni dana UE untuk kerja sama dengan negara di luar Uni.[2]

Komponen dan aturan pokok

Pasal 3 membagi Interreg ke dalam komponen (strand) A sampai D. Lewat Interreg A, wilayah perbatasan yang bersebelahan bekerja sama lintas batas, baik di darat maupun di laut. Interreg B ialah kerja sama transnasional di kawasan yang lebih luas atau di sekitar cekungan laut, yaitu laut beserta wilayah pesisir di sekelilingnya. Kerja sama antarwilayah dalam Interreg C bertujuan memperkuat efektivitas kebijakan kohesi, yaitu kebijakan UE untuk mengurangi ketimpangan pembangunan antardaerah. Adapun Interreg D ditujukan bagi wilayah terluar (outermost regions), yakni bagian negara anggota yang letaknya jauh dari benua Eropa. Wilayah ini bekerja sama dengan sesamanya serta dengan negara ketiga, yaitu negara bukan anggota UE, atau negara mitra di sekitarnya.[2]

Pasal 13 ayat (1) membolehkan dana UE menanggung paling banyak 80 persen biaya setiap program Interreg, porsi yang disebut tingkat pembiayaan bersama. Selain itu, Pasal 14 memuat tujuan khusus Interreg, yakni tata kelola kerja sama yang lebih baik serta Eropa yang lebih aman dan terlindungi.[2]

Anggaran 2021 sampai 2027

Menurut Pasal 9 ayat (1), sumber daya ERDF untuk Interreg berjumlah 8.050.000.000 euro dalam hitungan harga 2018, artinya kenaikan harga sesudah tahun itu tidak diperhitungkan. Ayat (2) pasal yang sama membaginya kepada komponen A sebesar 72,2 persen (5.812.790.000 euro), komponen B 18,2 persen (1.466.000.000 euro), komponen C 6,1 persen (490.000.000 euro), dan komponen D 3,5 persen (281.210.000 euro).[2]

Laman Komisi menyajikan angka lain: program lintas batas, baik di dalam UE maupun di perbatasan eksternalnya, beranggaran 6,5 miliar euro, kerja sama antarwilayah memperoleh lebih dari 550 juta euro, dan wilayah terluar mendapat 3,5 persen dari jumlah Interreg atau lebih dari 280 juta euro.[1] Karena angka regulasi hanya mencakup sumber daya ERDF dalam harga 2018, sedangkan laman Komisi tidak menyebut dasar harganya, kedua kelompok angka itu tidak dapat dijumlahkan atau dibandingkan begitu saja.[2][1]

Jenis dan jumlah program

Kerja sama lintas batas, menurut Komisi, berjalan melalui 49 program di dalam UE, 10 program Interreg IPA, dan 5 program Interreg NEXT. Program Interreg IPA bekerja di perbatasan UE dengan negara penerima Instrumen Bantuan Prapenggabungan (IPA), yaitu dana UE bagi negara yang bersiap menjadi anggota, dan terutama mendukung kebijakan perluasan UE. Interreg NEXT dijalankan di perbatasan eksternal timur dan selatan UE.[1]

Untuk kerja sama transnasional, Komisi mencatat 14 program. Empat di antaranya, yakni Interreg Baltic Sea Region, Interreg Danube Region, Interreg IPA Adrion, dan Interreg Alpine Space, mendukung langsung strategi makroregional, yaitu kerangka kerja sama UE untuk kawasan besar lintas negara.[1] Portal interreg.eu memakai hitungan lain, yaitu 64 program lintas batas, 13 transnasional, dan 4 antarwilayah, serta menyebut ada sekitar 100 program Interreg.[3]

Di antara program antarwilayah, Interreg Europe beranggaran lebih dari 470 juta euro, termasuk 379 juta euro dana UE, dan bertujuan memperkuat kemampuan kelembagaan otoritas publik dalam menyusun dan menjalankan kebijakan. Dengan 102 juta euro, URBACT membantu kota menerapkan solusi bagi transisi hijau, adil, dan digital, yakni peralihan ke ekonomi rendah emisi dan digital yang manfaatnya merata. ESPON, yang beranggaran 60 juta euro (48 juta euro dana UE), bertugas menyediakan bukti, data, dan saran. Adapun INTERACT, dengan lebih dari 56 juta euro (45 juta euro dana UE), mencakup 27 negara anggota serta negara peserta seperti Norwegia dan Swiss.[6]

Usulan untuk periode 2028 sampai 2034

Dalam usulan regulasi COM(2025) 565 tanggal 16 Juli 2025, Komisi merancang peralihan dari hampir 540 program ke 27 rencana kemitraan nasional dan regional, yakni rencana dana UE untuk tiap negara anggota, serta satu Rencana Interreg. Teks usulan itu masih menulis dana untuk Rencana Interreg sebagai "EUR [xx]", artinya belum diisi.[4] Usulan lain pada hari yang sama, COM(2025) 552, menyangkut dana pembangunan regional (termasuk Interreg) dan Dana Kohesi; Pasal 7 ayat (1) usulan itu tetap memuat komponen lintas batas, transnasional, antarwilayah, dan wilayah terluar.[7] Menurut portal interreg.eu, keempat komponen itu dipertahankan dengan definisi yang sama.[5]

Pada 17 Juli 2025, portal interreg.eu mengutip pernyataan Komisioner Raffaele Fitto bahwa Interreg dipertahankan dengan anggaran 10 miliar euro, sedikit lebih besar daripada saat itu.[8] Dalam ulasan 16 September 2025, portal yang sama menyebut total usulan 10,2 miliar euro dalam harga berjalan, yakni angka nominal yang memperhitungkan kenaikan harga. Menurut ulasan itu, usulan Komisi memuat tingkat pembiayaan bersama 80 persen untuk Interreg dan 85 persen untuk kerja sama wilayah terluar serta lintas batas di perbatasan eksternal, juga tujuan khusus agar wilayah yang berbatasan dengan Rusia, Belarus, dan Ukraina lebih tangguh.[5]

Pada 29 Juni 2026, Dewan menyepakati posisi perundingan parsial untuk usulan regulasi ERDF dan Dana Kohesi. Menurut Dewan, Rencana Interreg dipisahkan dari rencana kemitraan nasional dan regional karena kekhasannya, misalnya banyaknya mitra yang terlibat, termasuk negara nonanggota. Posisi itu tidak mencakup soal keuangan dan baru berupa mandat bagi Dewan untuk membuka perundingan dengan Parlemen Eropa.[9] Karena itu, per akhir Juni 2026 angka 10 miliar dan 10,2 miliar euro hanya dapat dibaca sebagai angka usulan yang dilaporkan portal interreg.eu, bukan pagu yang sudah ditetapkan.[4][9]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 "Interreg: European Territorial Co-operation". European Commission (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-10-05.
  2. 1 2 3 4 5 6 "Regulation (EU) 2021/1059 of the European Parliament and of the Council of 24 June 2021 on specific provisions for the European territorial cooperation goal (Interreg) supported by the European Regional Development Fund and external financing instruments". EUR-Lex (dalam bahasa Inggris). 2021-06-24. Diakses tanggal 2026-10-05.
  3. 1 2 3 "Interreg 2021-2027: Fostering Cooperation for a Stronger Europe". Interreg.eu (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-10-05.
  4. 1 2 3 "Proposal for a Regulation of the European Parliament and of the Council establishing the European Fund for economic, social and territorial cohesion, agriculture and rural, fisheries and maritime, prosperity and security for the period 2028-2034 and amending Regulation (EU) 2023/955 and Regulation (EU, Euratom) 2024/2509". EUR-Lex (dalam bahasa Inggris). 2025-07-16. Diakses tanggal 2026-10-05.
  5. 1 2 3 "What the European Commission's 2028-2034 budget proposal means for Interreg". Interreg.eu (dalam bahasa Inggris). 2025-09-16. Diakses tanggal 2026-10-05.
  6. ↑ "Interregional cooperation". European Commission (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-10-05.
  7. ↑ "Proposal for a Regulation of the European Parliament and of the Council establishing the European Fund for Regional Development including for European Territorial Cooperation (Interreg) and the Cohesion Fund as part of the Fund set out in Regulation (EU) […] [NRP] and establishing conditions for the implementation of the Union support to regional development from 2028 to 2034". EUR-Lex (dalam bahasa Inggris). 2025-07-16. Diakses tanggal 2026-10-05.
  8. ↑ "Commission proposes €10 billion for Interreg in 2028-2034 EU budget". Interreg.eu (dalam bahasa Inggris). 2025-07-17. Diakses tanggal 2026-10-05.
  9. 1 2 "MFF 2028-2034: Council backs simpler and more efficient rules for cohesion funds". Council of the European Union (dalam bahasa Inggris). 2026-06-29. Diakses tanggal 2026-10-05.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan