Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks eksisting. (Januari 2023) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini) |
Insolvensi adalah keadaan orang atau perusahaan yang tidak dapat membayar utang atau kewajiban keuangannya dengan tepat waktu. Perusahaan atau orang yang terkena kondisi ini dikatakan berada dalam posisi insolven. Keadaan ini dibagi dua menurut penyebabnya: Insolvensi arus kas, dan insolvensi neraca. Dalam insolvensi arus kas, orang atau perusahaan yang insolven masih memiliki aset yang cukup tetapi tidak dapat digunakan untuk membayar. Contohnya adalah seorang yang memiliki rumah atau mobil tetapi tidak punya uang tunai. Dalam insolvensi neraca, pengutang tersebut tidak memiliki aset yang cukup sama sekali, kadang orang atau perusahaan ini akan menyatakan bangkrut.
Referensi
- Graeme Pietersz. "Insolvency: Moneyterms Investment Definitions".
- Sovia Hasanah, S.H. Perbedaan Kepailitan dengan Insolvensi
Artikel bertopik keuangan, uang, atau mata uang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis. |
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |