Kamis, 08 Oktober 2026
06:43 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Inge Lehmann

Inge Lehmann

Bagikan:
250px-Inge_Lehman.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Inge Lehmann

Inge Lehmann merupakan seorang pakar seismologi asal Denmark yang dikenal luas atas kontribusinya dalam mengidentifikasi struktur inti dalam Bumi. Ia menjadi tokoh penting dalam perkembangan ilmu kebumian, khususnya melalui penemuannya mengenai adanya inti dalam (inner core) yang berbeda dari inti luar Bumi.[1]

Latar belakang

Pada tanggal 13 Mei, yang bertepatan dengan peringatan hari kelahirannya yang ke-127, Google menampilkan sebuah doodle khusus pada laman mesin pencarinya. Doodle tersebut berupa animasi yang dirancang untuk menghormati dan memperkenalkan kembali kontribusi ilmiah Lehmann kepada khalayak luas. Penayangan doodle ini mencerminkan pengakuan terhadap peran penting Lehmann dalam memahami struktur internal planet Bumi serta pengaruhnya yang berkelanjutan dalam bidang seismologi modern.[2]

Inge Lehmann lahir dan dibesarkan di kawasan Østerbro, yang merupakan bagian dari Copenhagen, Denmark. Ia merupakan putri dari Alfred Ludvig Lehmann, seorang pakar psikologi eksperimental yang berperan penting dalam membentuk perkembangan intelektualnya sejak usia dini. Lingkungan keluarga yang akademis tersebut turut memengaruhi minat dan pendekatan ilmiah Lehmann dalam perjalanan kariernya.[3]

Karier dan penghargaan

Pada awalnya, Lehmann bekerja sebagai seorang aktuaris sebelum kemudian mengalihkan perhatiannya ke bidang geodesi dan seismologi. Setelah lulus dalam bidang geodesi dan bergabung dengan Institut Geodesi Negara, ia mulai terlibat dalam berbagai penelitian terkait kegempaan. Melalui kolaborasi dengan sejumlah pakar, Lehmann berhasil mengembangkan penelitian yang berkontribusi signifikan terhadap pemahaman struktur internal Bumi, khususnya mengenai mantel dan inti Bumi.[1]

Atas kontribusi ilmiahnya, Lehmann menerima berbagai penghargaan bergengsi. Di antaranya adalah William Bowie Medal yang diterimanya pada tahun 1971, serta Medal of the Seismological Society of America pada tahun 1977. Selain itu, sebagai bentuk penghormatan terhadap jasanya dalam ilmu kebumian, namanya diabadikan sebagai nama sebuah asteroid, yaitu 5632 Ingelehmann.[4]

Setelah purnatugas dari jabatannya sebagai kepala departemen seismologi di Geodætisk Institut (Institut Geodesi Denmark) pada tahun 1953, Inge Lehmann memiliki fleksibilitas waktu yang lebih luas untuk mendedikasikan dirinya pada riset ilmiah selama dekade-dekade berikutnya. Memasuki tahun 1950-an hingga 1960-an, Lehmann tercatat melakukan sejumlah perjalanan akademik ke Amerika Utara untuk mengunjungi berbagai observatorium seismologi di Amerika Serikat dan Kanada. Ia juga tumbuh menjadi figur terkemuka di komunitas ilmiah Universitas California, Berkeley, yang menjadi salah satu destinasi kunjungannya yang paling sering.Sepanjang dekade 1960-an, kemajuan teknologi pemantauan seismik yang dikembangkan secara khusus untuk mendeteksi uji coba bom nuklir di tengah Perang Dingin memberinya kesempatan emas untuk memperluas cakupan eksplorasi terhadap struktur interior bumi.[2]

Referensi

  1. 1 2 "Hari Ini, Google Tampilkan Bumi yang Terbelah Dua". suara.com. Diakses tanggal 2026-04-25.
  2. 1 2 "5 Hal yang Perlu Anda Tahu Soal Inge Lehmann, Si Penemu Inti Bumi". suara.com. Diakses tanggal 2026-04-25.
  3. ↑ University, BINUS (2020-11-25). "Cara Kerja dan Komponen Internet of Things yang Jarang Orang Tahu". Graduate Program. Diakses tanggal 2026-04-25.
  4. ↑ Devi, Rizky Wika Shintya. "Sejarah Internet dan Perkembangannya Hingga Kini". detikinet. Diakses tanggal 2026-04-25.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan