Minggu, 11 Oktober 2026
04:15 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Infanteri Baris

Infanteri Baris

Bagikan:
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Infanteri Baris" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
500px-Hohenfriedeberg_-_Attack_of_Prussian_Infantry_-_1745.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pasukan Infanteri Baris Prussia tahun 1745

Infanteri Baris atau Infanteri Berbaris (Bahasa Inggris: Line Infantry) adalah tipe infanteri yang berasal dari basis tentara darat Eropa pada masa peperangan abad ke-17 sampai dengan abad ke-19 di dataran tanah eropa yang bertaktik untuk melakukan penyerangan kepada musuh dengan cara berbaris dalam barisan panjang dan berjalan atau berlari menuju musuh di depan dengan acungan senjata. Taktik peperangan infanteri ini sudah tidak digunakan lagi dalam peperangan infanteri modern sejak adanya persenjataan canggih dan kendaraan tempur seperti Tank dan APC.

Formasi pasukan infanteri baris ini biasanya terdiri dari 3 lapisan, yaitu paling depan adalah perwira berposisi di depan prajurit bersenjatakan pedang atau tombak, belakangnya yaitu berposisi ditengah sebagai pasukan inti adalah prajurit dengan senjata senapan, dan dibelakangnya lagi yang berposisi paling belakang biasanya adalah prajurit tambahan sebagai penembak jika barisan depan gugur.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan