Senin, 28 September 2026
21:22 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Imakulata

Imakulata

Ada usul agar artikel ini digabungkan ke Dikandung Tanpa Noda. (Diskusikan)
250px-Imaculada_-_Murillo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan Imakulata, karya Murillo

Imakulata dalam bahasa Latin berarti "tanpa noda" adalah sebuah gelar untuk Bunda Maria.[1] Gelar ini disahkan oleh Paus IX pada tahun 1854 dengan menyatakan bahwa Maria dilindungi terhadap dosa asal dan segala dosa pribadi sejak saat dikandung ibunya.[1] Rahmat khusus ini dianugerahkan kepada Maria oleh putranya Yesus Kristus karena ia dipilih akan menjadi ibu-Nya.[1] Di dalam Konsili Efesus pada tahun 431 dikatakan bahwa Maria pantas disebut Bunda Allah.[1] Dasar Alkitab untuk hal ini dapat ditemukan dalam Kejadian 3:5 dan Lukas 1:28.[2] Landasan tradisi Gereja diambil dari pengajaran bapa-bapa gereja seperti Yustinus Martir dan Irenaeus yang memandang Maria sebagai Hawa baru sebagaimana Kristus sebagai Adam baru.[2] Di dalam gereja Timur, Andreas dari Kreta dan Yohanes Damascenus memuji-muji ketidakberdosaan Maria dan hal tersebut tampak dalam pemakaian istilah Theotokos untuk Maria.[2] Pesta Maria Imakulata sudah dirayakan oleh Gereja Timur pada abad ke-7 dan menjadi lazim di dalam ritus Latin.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 Adolf Heuken SJ. 2004, Ensiklopedi Gereja: jilid H-J. Jakarta: Yayasan Cipta Loka Caraka. hlm. 75.
  2. 1 2 3 F.D. Wellem. 2009, Kamus Sejarah Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia. hlm. 180.


Ikon rintisan

Artikel bertopik Kristen ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan