Selasa, 20 Oktober 2026
02:04 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global

Ilyas Besari

kiai dan pengasuh Pesantren Gebang Tinatar kedua

Bagikan:

Kiai Ageng Ilyas Besari, adalah seorang kiai dan pengasuh Pesantren Gebang Tinatar kedua.

Kiai Ageng
Ilyas Besari
PekerjaanKiai, Ulama, Da'i
Dikenal karenaPengasuh Pesantren Gebang Tinatar, Tegalsari
PenerusKiai Ageng Hasan Yahya Besari
AnakKiai Hasan Yahya Besari
Kiai Suhaib
Nyai Askiram II
Kiai Hasan Besari
Kiai Syihabuddin
Kiai Imam Sibawaih
Kiai Zainal Abidin, Penghulu Madiun
Nyai Muhibbat
Kiai Khatimul Hasan
Kiai Kitab Sastroatmojo, Patih Pacitan[1]
Orang tuaKi Ageng Muhammad Besari (ayah)

Biografi

Di bawah kepemimpinan Kiai Yahya, Pesantren Tegalsari merosot dengan tajam. Pendidikan diabaikan dan para santri hampir secara eksklusif digunakan untuk kepentingan pribadi kiai. Para santri itu diperintah untuk menanam kedelai atau memotong padi. Tindakannya kemudian diketahui oleh pihak Keraton Solo dan ia pun diberhentikan pada 1820, karena gagal melaksanakan amanat.[2]

Referensi

  1. ↑ "Kyai Ilyas - Rodovid ID". id.rodovid.org. Diakses tanggal 2023-12-03.
  2. ↑ Reinhart 2021, hlm. 338. sfn error: tanpa target: CITEREFReinhart2021 (bantuan)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan