Senin, 02 November 2026
02:06 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Ilex rotunda

Ilex rotunda

Bagikan:
Ilex rotunda
250px-W_kuroganemoti3101.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Asteridae
Ordo: Aquifoliales
Famili: Aquifoliaceae
Genus: Ilex
Spesies:
I. rotunda
Nama binomial
Ilex rotunda

Ilex rotunda, yang biasa disebut bengkulat kurogane,[2] adalah pohon malar hijau dalam famili Aquifoliaceae (bengkulat). Pohon ini berasal dari Asia Timur, di mana ia ditemukan di Cina, Jepang, Korea, Taiwan; dan juga di Vietnam.[3] Habitat alaminya adalah di hutan berdaun lebar malar hijau, seringkali di daerah yang cerah seperti tepi hutan atau di lereng gunung.[4][5]

Pohon ini memiliki daun yang tidak berduri dan bertekstur seperti kulit, serta gugusan buah beri berwarna merah terang. Tinggi pohon mencapai 18 m saat dewasa (meskipun 20 m juga dilaporkan).[2] Pohon ini berbunga dari Mei hingga Juni,[3] dan bijinya matang dari Oktober hingga Desember. Tanaman ini bersifat "berumah dua".[2] Buahnya mengandung flavonol.[6]

Bengkulat kurogane pertama kali dideskripsikan pada tahun 1784 oleh Carl Peter Thunberg, dari spesies yang tumbuh di Jepang.

Di Jepang, pohon ini umum ditanam di kebun dan di pinggir jalan.[3] Pohon ini pertama kali diperkenalkan ke kebun-kebun di Dunia Baru melalui koleksi yang dikirim oleh Robert Fortune. Di Jepang, bengkulat kurogane adalah salah satu pohon hibakujumoku. Pohon ini juga merupakan pohon resmi beberapa kotamadya di Jepang.

  • Bunga dewasa
    Bunga dewasa

Referensi

  1. ↑ Ye, J.; Qin, H.; Botanic Gardens Conservation International (BGCI) & IUCN SSC Global Tree Specialist Group (2019). "Ilex rotunda". IUCN Red List of Threatened Species. 2019 e.T147378579A147613837. Diakses tanggal 2 September 2022.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 "Ilex rotunda - Thunb". Plants for a Future. Diakses tanggal 1 Juni 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 3 Ilex rotunda (in Japanese), Flora of Mikawa
  4. ↑ Ilex rotunda Flora of China
  5. ↑ Ilex rotunda (in Japanese), Okayama University Plant Ecology Laboratory
  6. ↑ Jean-Jacques Macheix; Annie Fleuriet (1990). Fruit Phenolics. CRC Press. hlm. 263. ISBN 0-8493-4968-0.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan