Senin, 12 Oktober 2026
12:42 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Ibnu Kullab

Ibnu Kullab

Bagikan:
Ibnu Kullab
Abdullah bin Sa'id bin Kullab
250px-IMG%D0%9A%D1%83%D0%BB%D0%BB%D1%8F%D0%B1.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
KunyaAbu Muhammad
Meninggal245 H
KebangsaanKekhalifahan Abbasiyah
Murid-murid
  • Al Harits Al Muhasyibi

Abu Muhammad Abdullah bin Sa'id bin Kullab Al-Qathan Al-Bashri, yang dikenal sebagai Ibnu Kullab, adalah salah satu ulama Ahlus Sunnah Wal Jama'ah dan ahli teologi (mutakallim) paling terkemuka di Basra pada zamannya. Ia merupakan pengarang beberapa kitab dalam membantah Mu'tazilah . Ilmu kalamnya dipelajari oleh Dawud bin Ali Azh-Zhahiri, sebagaimana dikatakan oleh Abu Thahir Adz-Dzuhli. Disebutkan juga bahwa Al-Harith Al-Muhasibi mempelajari ilmu debat dan dialektika (nazhar dan jadal) darinya. Ia dijuluki "Kulab" karena kemampuannya menarik lawan debat dengan penjelasan dan kefasihannya. Pengikut-pengikutnya disebut Kullabiyyah, dan ia sering membantah kelompok kaum Jahmiyah dan Mu'tazilah .

Para Pengikutnya

Muncul sebuah kelompok dari Ahlus Sunnah Wal Jama'ah yang membela pendapat Ibnu Kullab dan mengadopsinya, mereka dikenal dengan nama Al-Kullabiyyah ( di antaranya adalah Al-Harits Al-Muhasibi, Abu Al-Abbas Al-Qalanisi, Abu Ali Ats-Tsaqafi, dan Abu Bakr Al-Sabghi ).Demikian pula, Banyak ulama terkemuka mengikuti metode yang sama dari Ibnu Kullab, termasuk Abu Al-Hasan Al-Asy'ari dan Abu Mansur Al-Maturidi .

Dan Al-Hafiz Ibnu Hajar al-Asqalani menganggap Imam al-Bukhari sebagai salah seorang pengikutnya, dengan mengatakan tentangnya: “Adapun dalam masalah ilmu kalam, maka kebanyakan berasal dari al-Karabisi, Ibnu Kullab dan yang seperti keduanya.” [1] Abd al-Qahir al-Baghdadi menyebutkan bahwa di antara murid-muridnya adalah: ( Abdul Aziz al-Makki al-Kattani, muridnya al-Husayn bin Fadl al-Bajali, dan al-Junaid al-Baghdadi ).[2] Ibnu Qadi Syuhbah berkata: “Saya melihat dalam perkataan Syaikh Abdullah al-Yafi'i bahwa Ibnu Kullab pernah bertanya kepada al-Junaid tentang tauhid, yang itu perkataan ujian.” [3]

Karya-karyanya

Ibnu Kullab telah menulis lebih dari 200 buku, namun buku-buku tersebut telah hilang dan musnah, meskipun beberapa diantaranya masih ada dalam kandungan buku-buku lain, seperti “ Maqalat al-Islamiyyin ” karya al-Asy’ari .[4]

Dan di antara kitab-kitabnya yang disebutkan dalam biografinya:

  1. Khalq al-Af'al
  2. Al-Radd 'ala al-Mu'tazilah (Sanggahan terhadap Mu'tazilah)
  3. Al-Shifat[4]
  4. Al-Tauhid
  5. Al-Radd 'ala al-Hasywiyyah [5] (Sanggahan terhadap Hasywiyyah)

Kematiannya

Terdapat perbedaan pendapat mengenai tempat dan tanggal wafatnya. Al-Dzahabi menyatakan bahwa ia hidup sebelum tahun 240 H, sedangkan Al-Baghdadi menetapkannya pada tahun 241 H.

Lihat juga

Sumber

Referensi

  1. ↑ فتح الباري بشرح البخاري، تأليف: ابن حجر العسقلاني، طبعة السلفية، 1/ 234.
  2. ↑ أصول الدين، تأليف: أبي منصور البغدادي، طبعة دار الفنون، ص: 309.
  3. ↑ طبقات الشافعية، تأليف: ابن قاضي شهية، 1/ 78.
  4. 1 2 الفهرست لابن النديم، ص 383
  5. ↑ هدية العارفين، البغدادي، ج1 ص 440
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan