Selasa, 20 Oktober 2026
17:11 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari

Harits Al-Muhasibi

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Oktober 2022)

Harits Al-Muhasibi adalah seorang ulama dan guru dalam ilmu akidah Islam dan akhlak di Baghdad. Nama lengkapnya adalah Abu Abdillah al-Haris bin Asad al-Basri al-Muhasibi. Ia lahir pada tahun 165 Hijriyah di Basrah atau bertepatan dengan tahun 781 Masehi. Al-Muhasibi pindah ke Baghdad saat usianya masih muda untuk belajar hadis dan teologi dari para ulama di masanya. Ia meninggal di Baghdad pada tahun 243 Hijriyah atau 857 Masehi. Pemikiran dan ajaran Al-Muhasibi termasuk dalam sufisme. Tulisan-tulisannya memengaruhi pemikiran Abu Hamid al-Ghazali. Karya terbesarnya adalah kitab Al-Ri’ayah li Huquqillah Ta'ala. Al-Muhasibi menjadi salah satu tokoh yang pertama kali membahas masalah moral dan hal-hal yang berkaitan dengannya seperti latihan jiwa, taubat, sabar, ikhlas, tawakal, takwa, dan rasa takut. Pemikiran Al-Muhasibi menggabungkan antaraa ilmu syariat Islam dengan ilmu hakikat. Gelar al-Muhasibi diberikan kepadanya karena ia sering mengadakan introspeksi. Di Baghdad, Al-Muhasibi menjadi salah satu pendiri aliran tasawuf Baghdad bersama dengan al-Junaid, Abu Hamzah al-Bagdadi, Abu Husain al-Nuri, dan Surri al-Saqti.[1]

Hasil pemikiran

Tiga tingkatan cobaan

Harits Al-Muhasibi membagi cobaan kepada orang-orang beriman menjadi tiga tingkatan. Tingkatan cobaan yang pertama adalah cobaan bagi orang yang menggabungkan kebaikan dan keburukan. Pemberian cobaan ini sebagai bentuk siksaan dan hukuman. Tingkatan cobaan yang kedua adalah cobaan bagi kaum pemula dalam mengerjakan kebaikan. Pemberian cobaan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya perbuatan kriminal. Sedangkan tingkatan cobaan yang ketiga adalah cobaan bagi kaum yang bijak. Tujuan pemberian cobaan ini untuk latihan menuju pemberian cobaan lainnya.[2]

Referensi

  1. ↑ Muzakkir (2018). Tasawuf: Pemikiran, Ajaran dan Relevansinya dalam Kehidupan (PDF). Medan: Perdana Publishing. hlm. 34. ISBN 978-602-5674-19-8. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2023-04-01. Diakses tanggal 2021-04-10.
  2. ↑ Buhairi, Muhammad Abdul Athi (2012). Taman, M., dan Yasir, M. (ed.). Tafsir Ayat-Ayat Yā Ayyuhal-ladzīna Āmanū. Diterjemahkan oleh Kasdi, A., dan Farida, U. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar. hlm. 34. ISBN 978-979-592-593-4. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-08-16. Diakses tanggal 2022-08-01.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penyunting (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan