Rabu, 21 Oktober 2026
09:04 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari

Ibnu Juljul

Bagikan:

Abu Dawud Sulaiman bin Hasan al-Andalusi (lahir Kordoba, 332 H (944) – meninggal 384 H (994)), atau Ibnu Juljul, adalah dokter pribadi al-Mu'ayyad Billah Hisyam (336-399 H/977-1009), berkebangsaan Arab.[1] Ia dikenal menguasai betul ilmu yang digumulinya.[butuh rujukan] Pada usia yang masih muda, 15 tahun, sebelum memperdalam studi di bidang kedokteran, ia belajar ilmu tata bahasa Arab (nahwu dan sharaf) dan tradisi (ilmu-ilmu agama Islam), yaitu pada tahun 343 H (954) di tempat kelahirannya. Sepuluh tahun kemudian setelah dia menguasai bidang kedokteran dengan baik, ia pun diakui mempunyai wewenang yang dapat dipertanggungjawabkan untuk mengobati.[butuh rujukan]

Dalam jangka waktu itu, Ibnu Juljul memanfaatkan waktunya untuk mengarang. Sebagian besar karya utamanya, antara lain:

  1. "Tafsir Anwa' al-Adwiya' al-Mutrada min Kitab Diyuskuridus", disusun tahun 372 H (982); hanya ringkasannya yang kemudian dipublikasikan.
  2. "Tabaqat al-Attibba' wal-Hukama", disusun tahun 377 H (987); diedit oleh Fu'ad Sayyid di bawah judul Les Generations des Megecina et es Sages (1955, Kairo)
  3. "Maqalah fi dzikr al-Adwiya' allati lam Yazkurha Diyuskuridus"
  4. "Maqalah fi Adwiya'at Tiryak"
  5. "Risalah ath tabyin fi ma Ghalat fihi Ba'd al-Mutathobbibin"

Di antara kelima karya tersebut di atas, "Tabaqat al-Atibba'wa al-Hukama" (Sejarah Para Ahli Kedokteran dan Hukum) mempunyai keistimewaan dan kelebihan khusus, yaitu bahwa ia dianggap sebagai sebuah koleksi biografi para ahli kedokteran yang tertua di Jazirah Arab setelah buku karangan Ishaq bin Hunayn, "Tarikh al-Attiba".[butuh rujukan] Karyanya itu juga dianggap sebagai sampel yang lebih dini mengenai manfaaat terjemahan-terjemahan bahasa Arab dari bahasa Latin.[butuh rujukan]

Referensi

  1. ↑ Hadi, Saiful. 2009. 125 Ilmuwan Muslim Pengukir Sejarah. Jakarta: Insan Cemerlang bekerjasama dengan PT. Intimedia Nusantara. Cet. I, hlmn. 22-23.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan