Senin, 21 September 2026
08:17 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Institut Kesenian Jakarta

Institut Kesenian Jakarta

universitas di Indonesia

Institut Kesenian Jakarta
LogoIKJ.PNG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Logo Institut Kesenian Jakarta
Nama resmi
IKJ
Nama sebelumnya
Lembaga Pendidikan Kesenian Jakarta
JenisPerguruan Tinggi Swasta
Didirikan26 Juni 1970;56 tahun lalu (1970-06-26)[1]
PendiriAli Sadikin
Lembaga induk
Yayasan Seni Budaya Jakarta
RektorProf. Dr. Ir. M. Syamsul Maarif, M.Eng., Dipl., Ing., DEA
Alamat
Jl. Cikini Raya No. 73, Cikini, Menteng
, , ,
WarnaJingga  
MaskotPohon Hayat
osm-intl,13,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Institut_Kesenian_Jakarta&revid=29420159&groups=_f2fe0d810aa2e67cec6ab2affd19e8c2770dff36&parser=parsoid
Situs webikj.ac.id

Institut Kesenian Jakarta yang disingkat IKJ adalah sebuah perguruan tinggi seni yang berlokasi di Cikini, Jakarta, Indonesia.[2] Institut ini khusus mengajarkan bidang-bidang seni yang meliputi seni rupa, seni pertunjukan, dan perfilman.

Pada awalnya, perguruan tinggi ini bernama LPKJ (Lembaga Pendidikan Kesenian Jakarta) yang didirikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin, dan diresmikan pada pada tanggal 25 Juni 1976 oleh Presiden Suharto.[3]

Sejarah

Usulan pendirian LPKJ sendiri awalnya disampaikan oleh para seniman yang tergabung dalam Dewan Kesenian Jakarta, sebuah dewan kesenian yang pendiriannya juga difasilitasi oleh Gubernur Ali Sadikin. LPKJ ini didirikan di dalam lingkungan Taman Ismail Marzuki (TIM), berdamping-dampingan dengan bangunan pertunjukan dan pameran yang ada di TIM. Tujuannya, agar para mahasiswa LPKJ menjadi akrab dengan pertunjukan dan pameran kesenian yang diadakan di sana. LPKJ terdiri dari 5 akademi yaitu: Akademi Tari, Akademi Teater, Akademi Musik, Akademi Seni Rupa, dan Akademi Sinematografi.[4]

LPKJ kemudian berubah status menjadi Institut Kesenian Jakarta (IKJ) pada tahun 1981. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan ketika itu menginginkan agar lembaga kesenian seperti LPKJ yang dikelola dengan model sanggar dan padepokan menjadi lembaga pendidikan formal. Maka LPKJ pun diubah menjadi IKJ yang dikelola seperti sebuah sekolah formal.[5]

Meskipun kemudian pengelolaannya lebih mandiri, fasilitasnya masih menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Akademi Sinematografi awalnya digabung dengan Akademi Seni Rupa karena dianggap satu akar dalam seni visual, sehingga disatukan menjadi sebuah Fakultas Seni Rupa dan Desain. Akademi Seni Tari, Seni Teater, dan Seni Musik digabung dalam Fakultas Seni Pertunjukan.

Seiring dengan kebutuhan dan perkembangan zaman, Fakultas Seni Rupa dan Desain pun berkembang. Jurusan Film yang semula satu atap dengan Fakultas Seni Rupa dan Desain berpisah, kemudian menjelma menjadi Fakultas Film dan Televisi (FFTV). FFTV pun kemudian berkembang, membuka Jurusan Fotografi dan terakhir membuka Jurusan Kajian Media yang sebelumnya bernama Jurusan Filmologi.

Pada awal tahun 1990-an, FFTV-IKJ masuk menjadi anggota [6] Asosiasi Sekolah Film dan Televisi Internasional. FFTV IKJ yang dipimpin oleh Soetomo Gandasubrata saat itu sudah menjadi anggota penuh, bahkan pada saat itu Slamet Rahardjo dipilih sebagai Ketua Perwakilan Cilect di Asia Pasific. Setelah konferensi Cilect 2008 di Beijing, FFTV IKJ hadir diwakili oleh Kusen Dony Hermansyah (Wakil Dekan III) dan Tanete A. Pong Masak (Staf Bidang IV FFTV IKJ), berhasil memosisikan FFTV IKJ kembali sebagai anggota tetap Cilect. Dengan demikian FFTV-IKJ, kembali sebagai satu-satunya perwakilan Cilect di Indonesia.[7]

Guru Besar IKJ sejak 2004 adalah Sardono W. Kusumo.

Fakultas

250px-Institut_Kesenian_Jakarta.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Galeri Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta

Fakultas Seni Rupa (FSR)

Fakultas ini berkonsentrasi kepada pengembangan seni dalam wilayah visual, melingkupi tiga jurusan, yaitu seni murni, kriya, dan desain.

  • Program Studi S-1 Seni Murni, dibagi menjadi 3 minat utama: Seni Lukis, Seni Patung, Seni Grafis
  • Program Studi S-1 Seni Kriya, dibagi menjadi 3 minat utama: Kriya Kayu, Kriya Keramik, Kriya Tekstil
  • Jurusan Desain, dibagi menjadi 3 program studi: Program Studi S-1 Desain Interior, Program Studi S-1 Desain Komunikasi Visual, dan Program Studi S-1 Desain Mode dan Busana.

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

  • Program Studi S-1 Seni Teater
  • Program Studi S-1 Seni Tari
  • Program Studi S-1 Seni Musik
  • Program Studi S-1 Etnomusikologi
250px-Art_Cinema_FFTV_IKJ_-_panoramio.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gedung Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta

Fakultas Film dan Televisi (FFTV)

  • Program Studi S-1 Film
  • Program Studi D-3 Film
  • Program Studi S-1 Televisi
  • Program Studi D-3 Televisi
  • Program Studi S-1 Fotografi

Alumni

Alumni yang berasal dari IKJ, antara lain Mira Lesmana, Garin Nugroho, Subarkah, Didi Petet, Slamet Rahardjo, dan Jujur Prananto.[8]

Alumni

  • Arief Rachman, Musisi
  • Demi Tatipikalawan, Musisi dan Dosen
  • Marsyaff, Musisi
  • Raden Agung Hermawan, Musisi
  • Yanuar Raharja Giri, Musisi

Referensi

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan