Sabtu, 31 Oktober 2026
15:43 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Hybrid Fiber Coaxial

Hybrid Fiber Coaxial

Bagikan:
500px-HFC_Network_Diagram.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Diagram Jaringan HFC

Hybrid Fiber Coaxial atau HFC adalah teknologi jaringan telekomunikasi broadband yang memadukan kabel koaksial dan kabel serat optik.[1][2] Kombinasi antara kabel koaksial dan serat optik ini digunakan untuk membawa konten-konten broadband seperti video, data, suara, dan layanan interaktif lainnya yang menggunakan kabel koaksial dan serat optik.[1][2] Hybrid Fiber Coaxial dioperasikan secara global oleh jaringan kabel.[1] HFC dikenal pula dengan nama Hybrid Fiber Coax.[1] Jaringan serat optik pada HFC dapat memanjang dari head-end operator kabel utama hingga ke node-node serat optik yang dapat melayani kira-kira 25 hingga 2000 rumah.[1] Head-end utama terdiri dari piring-piring satelit yang berfungsi untuk menerima sinyal-sinyal video jarak jauh.[1]

Keunggulan

Dengan menggunakan HFC, sebuah perusahaan CATV lokal dapat menginstal kabel serat optik dari kabel head-end (kabel utama distribusi) untuk melayani node-node yang terletak di dekat wilayah industri dan pemukiman pengguna.[2] Keunggulan HFC adalah memiliki bandwidth yang besar, tingkat kebisingan yang rendah, dan tahan terhadap gangguan cuaca.[2] HFC juga memiliki beberapa karakteristik yaitu kabel serat optik dapat dibawa ke dekat pengguna tanpa harus mengganti kabel koaksial yang telah diinstal di wilayah pemukiman dan industri.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 (Inggris) Technopedia. "Hybrid Fiber Coaxial". Diakses tanggal 22-Februari-2015.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=; Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  2. 1 2 3 4 5 (Inggris) Tech Target. "Hybrid Fiber Coaxial Network". Diakses tanggal 22-Februari-2015.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=; Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan