Minggu, 27 September 2026
08:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Hybodus

Hybodus

Hybodus
Rentang waktu: Permian akhir-Kapur akhir, 260–66 jtyl
250px-Hybodus_fraasi_%28fossil%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hybodus fraasi di Museum für Naturkunde di Berlin
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
†Hybodus

Agassiz, 1837
Spesies
  • †Hybodus houtienensis
  • †Hybodus obtusus
  • †Hybodus fraasi
  • †Hybodus basani
Artikel takson sembarang

Hybodus ("gigi punuk") adalah genus Chondrichthyes yang sudah punah. Pertama kali muncul pada akhir periode Permian, dan menghilang selama periode Kapur Akhir, selama periode Trias, Jura, dan Kapur, hybodont sangat sukses dan dapat ditemukan di laut dangkal di seluruh dunia. Untuk alasan yang tidak sepenuhnya dipahami, hybodont punah menjelang akhir periode Kapur.

Deskripsi

250px-Hybodus_NT.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemulihan H. fraasi
250px-Hybodus_hauffianus.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hybodus hauffianus

Spesies Hybodus tumbuh sampai sepanjang 2 meter (6,6 kaki), dan dipercaya sebagai predator oportunis. Ukurannya tidak terlalu besar, tetapi memiliki bentuk hiu klasik yang ramping, lengkap dengan dua sirip punggung yang akan membantunya menyetir dengan tepat. Mulutnya tidak besar, dan daripada memburu mangsa besar secara kejam, Hybodus, mampu makan berbagai macam makanan. Mereka memiliki beberapa ciri khas yang membedakan mereka dari hiu primitif lainnya. Pertama, mereka memiliki dua tipe gigi yang berbeda, menunjukkan pola makan yang luas. Gigi yang lebih tajam akan digunakan untuk menangkap mangsa yang licin, sedangkan gigi yang lebih rata mungkin membantu mereka menghancurkan makhluk bercangkang. Kedua, mereka memiliki bilah tulang di sirip punggung mereka yang mungkin berfungsi sebagai pertahanan. Pejantan juga memiliki clasper, organ khusus yang secara langsung memasukkan sperma ke dalam betina, dan yang masih ada pada hiu modern.[1]

Fosil Hybodus termuda berasal dari Formasi Dinosaur Park. Mereka berasal dari 68,6 hingga 66 juta tahun yang lalu.[2]

Fosil gigi pertama dari Hybodus ditemukan di Inggris sekitar tahun 1845. Sejak itu gigi (dan duri punggung) telah ditemukan dari seluruh dunia.

Spesies

Beberapa spesies Hybodus, termasuk H. butleri, H. rajkovichi, dan H. montanensis, kemudian dipindahkan ke Meristodonoides.[3]

  • Hybodus houtienensis
  • Hybodus obtusus
  • Hybodus fraasi
  • Hybodus basani

Referensi

  1. ↑ Palmer, D., ed. (1999). The Marshall Illustrated Encyclopedia of Dinosaurs and Prehistoric Animals. London: Marshall Editions. hlm. 28. ISBN 978-1-84028-152-1.
  2. ↑ Neuman, A.G.; Brinkman, D.B. (2005). "Fishes of the fluvial beds". Dalam Currie, P.J.; Koppelhus, E.B. (ed.). Dinosaur Provincial Park: A Spectacular Ancient Ecosystem Revealed. Bloomington and Indianapolis: Indiana University Press. hlm. 167–185. ISBN 978-0-253-34595-0.
  3. ↑ Underwood, Charlie J.; Cumbaa, Stephen L. (Juli 2010). "Chondrichthyans from a Cenomanian (Late Cretaceous) bonebed, Saskatchewan, Canada". Palaeontology. 53 (4): 903–944. doi:10.1111/j.1475-4983.2010.00969.x.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Sumber

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan