Senin, 28 September 2026
09:01 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda

Hui dari Chu

Hui dari Chu (Hanzi:楚惠王; Pinyin:Chŭ Huì Wáng, wafat 432 SM) merupakan seorang raja negara Chu dari tahun 488 hingga 432 SM selama Zaman Musim Semi dan Gugur di Tiongkok kuno. Nama pemberiannya adalah Xiong Zhang (Hanzi:熊章) dan Raja Hui adalah nama anumertanya. Ia digantikan oleh putranya, Raja Jian dari Chu.[1]

Pada tahun kesepuluh di masa pemerintahannya (478 SM), Adipati Bai melancarkan sebuah kudeta, yang membunuh Perdana Menteri Zixi dan Kepala Komandan Militer Ziqi, ia juga menculik Raja Hui. Shen Zhuliang, Adipati Ye, memimpin pasukannya ke ibu kota dan mengalahkan Bai serta memulihkan kekuasaan Raja Hui. Adipati Bai kemudian bunuh diri.[2]

Referensi

  1. ↑ Sima Qian. "楚世家 (House of Chu)". Records of the Grand Historian (dalam bahasa Chinese). Diarsipkan dari asli tanggal 10 Maret 2012. Diakses tanggal 1 Maret 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Zuo Qiuming. "BOOK XII. DUKE AI". Zuo Zhuan (dalam bahasa Chinese and English). Diakses tanggal 1 Desember 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Raja Hui dari Chu
Meninggal: 432 SM
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Raja Zhao dari Chu
Raja Chu
488–432 SM
Diteruskan oleh:
Raja Jian dari Chu
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan